<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Pasokan, PGN Mulai Bangun Jaringan Pipa Gas</title><description>PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berencana memulai tahapan konstruksi  pembangunan jaringan pipa gas dari Panaran hingga Tanjung Uncang  Pipeline Project (CP-8) di Batam, Kepulauan Riau.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/03/10/19/773749/antisipasi-pasokan-pgn-mulai-bangun-jaringan-pipa-gas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/03/10/19/773749/antisipasi-pasokan-pgn-mulai-bangun-jaringan-pipa-gas"/><item><title>Antisipasi Pasokan, PGN Mulai Bangun Jaringan Pipa Gas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/03/10/19/773749/antisipasi-pasokan-pgn-mulai-bangun-jaringan-pipa-gas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/03/10/19/773749/antisipasi-pasokan-pgn-mulai-bangun-jaringan-pipa-gas</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2013 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/03/10/19/773749/hELnaHA3UQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo PGN. (Foto: dokumentasi PGN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/03/10/19/773749/hELnaHA3UQ.jpg</image><title>Logo PGN. (Foto: dokumentasi PGN)</title></images><description>SALAH&amp;nbsp;satu kekhawatiran orangtua adalah anaknya terpapar Covid-19, apalagi jika mereka masih bayi. Anak bayi cenderung tidak akan dipakaikan masker, lantaran akan membuat mereka kesulitan untuk bernapas.
&amp;nbsp;
Baca Juga:
----------------------------------
4 Tips Merawat Anak yang Positif Covid-19
----------------------------------
Tanda Bahaya Covid-19 pada Anak Selama Isoman
----------------------------------
&amp;nbsp;
Mencegah penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir sebenarnya sederhana dan tidaklah sulit. Yang dibutuhkan adalah keseriusan dan konsistensi serta kewaspadaan dari orangtua.
&amp;nbsp;





Memang, bayi memiliki tingkat risiko rendah jika terinfeksi Covid-19. Namun demikian, bukan berarti mereka kebal dan tidak dapat terinfeksi Covid-19. Oleh sebab itu, orangtua wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari risiko penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir.
&amp;nbsp;
Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Jumat (24/9/2021), berikut tujuh cara sederhana mencegah penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir.
&amp;nbsp;
1. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memegang bayi dan sebelum menyusui.
&amp;nbsp;
2. Gunakan masker medis di dalam dan masker kain di luar saat menyentuh bayi, menggendong bayi, atau saat member air susu ibu (ASI).
&amp;nbsp;
3. Jauhkan bayi dari orang sakit.
&amp;nbsp;
4. Hindari kebiasaan mencium dan menyentuh wajah bayi.
&amp;nbsp;
5. Berikan ASI saja sampai anak berusia enam bulan, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
&amp;nbsp;
6. Jika ibu atau pengasuh dan bayi berbeda status Covid-19, disarankan untuk tetap jaga jarak dua meter dari bayi. Kecuali saat menyusui atau memberikan ASI perah atau saat merawat bayi.
&amp;nbsp;
7. Jika bayi dan anggota keluarga ada yang menderita Covid-19 bersamaan, dapat dilakukan isolasi bersama.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak dalam infografis ya!
&amp;nbsp;
Lihat Juga:
Angka Kematian Anak Penderita Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

#Anak Bayi
#Penularan COVID-19
#Pandemi Covid-19
#Covid-19
</description><content:encoded>SALAH&amp;nbsp;satu kekhawatiran orangtua adalah anaknya terpapar Covid-19, apalagi jika mereka masih bayi. Anak bayi cenderung tidak akan dipakaikan masker, lantaran akan membuat mereka kesulitan untuk bernapas.
&amp;nbsp;
Baca Juga:
----------------------------------
4 Tips Merawat Anak yang Positif Covid-19
----------------------------------
Tanda Bahaya Covid-19 pada Anak Selama Isoman
----------------------------------
&amp;nbsp;
Mencegah penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir sebenarnya sederhana dan tidaklah sulit. Yang dibutuhkan adalah keseriusan dan konsistensi serta kewaspadaan dari orangtua.
&amp;nbsp;





Memang, bayi memiliki tingkat risiko rendah jika terinfeksi Covid-19. Namun demikian, bukan berarti mereka kebal dan tidak dapat terinfeksi Covid-19. Oleh sebab itu, orangtua wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari risiko penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir.
&amp;nbsp;
Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Jumat (24/9/2021), berikut tujuh cara sederhana mencegah penularan Covid-19 pada bayi yang baru lahir.
&amp;nbsp;
1. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah memegang bayi dan sebelum menyusui.
&amp;nbsp;
2. Gunakan masker medis di dalam dan masker kain di luar saat menyentuh bayi, menggendong bayi, atau saat member air susu ibu (ASI).
&amp;nbsp;
3. Jauhkan bayi dari orang sakit.
&amp;nbsp;
4. Hindari kebiasaan mencium dan menyentuh wajah bayi.
&amp;nbsp;
5. Berikan ASI saja sampai anak berusia enam bulan, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
&amp;nbsp;
6. Jika ibu atau pengasuh dan bayi berbeda status Covid-19, disarankan untuk tetap jaga jarak dua meter dari bayi. Kecuali saat menyusui atau memberikan ASI perah atau saat merawat bayi.
&amp;nbsp;
7. Jika bayi dan anggota keluarga ada yang menderita Covid-19 bersamaan, dapat dilakukan isolasi bersama.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak dalam infografis ya!
&amp;nbsp;
Lihat Juga:
Angka Kematian Anak Penderita Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

#Anak Bayi
#Penularan COVID-19
#Pandemi Covid-19
#Covid-19
</content:encoded></item></channel></rss>
