<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Belum Siap Hadapi Perdagangan Bebas</title><description>Indonesia dinilai belum siap dalam menghadapi ASEAN Economic Community  atau perdagangan bebas 2015. Pasalnya, iklim usaha di Indoneisa belum  kompetitif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/03/22/320/780038/ri-belum-siap-hadapi-perdagangan-bebas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/03/22/320/780038/ri-belum-siap-hadapi-perdagangan-bebas"/><item><title>RI Belum Siap Hadapi Perdagangan Bebas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/03/22/320/780038/ri-belum-siap-hadapi-perdagangan-bebas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/03/22/320/780038/ri-belum-siap-hadapi-perdagangan-bebas</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2013 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rezkiana Nisaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/03/22/320/780038/u0p08DQrCX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/03/22/320/780038/u0p08DQrCX.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>SETIAP&amp;nbsp;tahun Kementerian Kesehatan bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkampanyekan bahaya merokok. Apalagi merokok sudah terbukti berbahaya, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga orang lain.
&amp;nbsp;
BACA JUGA: Putri Ariani Raih Golden Buzzer di America's Got Talent 2023, Apa Itu?
&amp;nbsp;
Meski sudah ada 'warning' di bungkus&amp;nbsp;rokok,&amp;nbsp;tetap saja masih banyak perokok aktif di tengah-tengah kita. Bukan begitu?
&amp;nbsp;
Gak heran kalau catatan Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia.
&amp;nbsp;
BACA JUGA: 4 Fakta Bareskrim Buru Sindikat Perdagangan Orang
&amp;nbsp;
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D mengatakan, menurut data Global Adult Tobacco Survei, saat ini ada 70,2 juta orang di dunia yang merokok atau 34,5 persen yang merokok di seluruh dunia.
&amp;nbsp;
&quot;Indonesia masuk dalam urutan ketiga. Kalau kayak gini (saja) Indonesia juara, ya,&quot; ujar Prof Dante saat ditemui MNC Portal dalam acara Puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2023 di Kantor Kemenkes di Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;
Wamenkes menambahkan, epidemiologi tembakau sebagai ancaman kesehatan masyarakat di dunia sangat besar sekarang. Tingginya angka penggunaan tembakau berhubungan dengan kejadian penyakit tidak menular, angka kematian, serta pembiayaan yang tinggi.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak infografis okezone ya!
&amp;nbsp;
LIHAT JUGA: Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell hingga BP AKR
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

#Indonesia Urutan Ketiga Perokok Terbanyak
&amp;nbsp;
#Urutan Ketiga Perokok Terbanyak
&amp;nbsp;
#Urutan Ketiga Perokok Terbanyak Dunia
&amp;nbsp;
#Perokok

&amp;nbsp;</description><content:encoded>SETIAP&amp;nbsp;tahun Kementerian Kesehatan bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkampanyekan bahaya merokok. Apalagi merokok sudah terbukti berbahaya, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga orang lain.
&amp;nbsp;
BACA JUGA: Putri Ariani Raih Golden Buzzer di America's Got Talent 2023, Apa Itu?
&amp;nbsp;
Meski sudah ada 'warning' di bungkus&amp;nbsp;rokok,&amp;nbsp;tetap saja masih banyak perokok aktif di tengah-tengah kita. Bukan begitu?
&amp;nbsp;
Gak heran kalau catatan Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia.
&amp;nbsp;
BACA JUGA: 4 Fakta Bareskrim Buru Sindikat Perdagangan Orang
&amp;nbsp;
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D mengatakan, menurut data Global Adult Tobacco Survei, saat ini ada 70,2 juta orang di dunia yang merokok atau 34,5 persen yang merokok di seluruh dunia.
&amp;nbsp;
&quot;Indonesia masuk dalam urutan ketiga. Kalau kayak gini (saja) Indonesia juara, ya,&quot; ujar Prof Dante saat ditemui MNC Portal dalam acara Puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2023 di Kantor Kemenkes di Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;
Wamenkes menambahkan, epidemiologi tembakau sebagai ancaman kesehatan masyarakat di dunia sangat besar sekarang. Tingginya angka penggunaan tembakau berhubungan dengan kejadian penyakit tidak menular, angka kematian, serta pembiayaan yang tinggi.
&amp;nbsp;
Selengkapnya simak infografis okezone ya!
&amp;nbsp;
LIHAT JUGA: Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell hingga BP AKR
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;

#Indonesia Urutan Ketiga Perokok Terbanyak
&amp;nbsp;
#Urutan Ketiga Perokok Terbanyak
&amp;nbsp;
#Urutan Ketiga Perokok Terbanyak Dunia
&amp;nbsp;
#Perokok

&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
