<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Standar Hidup di Depok Memang Tinggi</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) Depok mencatat jumlah warga miskin Depok  pada 2011 sekitar 5,67 persen dari 1,8 juta jiwa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/03/24/320/780687/bps-standar-hidup-di-depok-memang-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/03/24/320/780687/bps-standar-hidup-di-depok-memang-tinggi"/><item><title>BPS: Standar Hidup di Depok Memang Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/03/24/320/780687/bps-standar-hidup-di-depok-memang-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/03/24/320/780687/bps-standar-hidup-di-depok-memang-tinggi</guid><pubDate>Minggu 24 Maret 2013 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/03/24/320/780687/wxrMKgr9VW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/03/24/320/780687/wxrMKgr9VW.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah Aparatur Sipil Negara Negara (ASN) yang bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Kebijakan ini akan berlangsung selama dua bulan dimulai pada 21 Agustus sampai 21 Oktober 2023.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS Part Time
&amp;nbsp;
Demikian disampaikan oleh Penjabat Gubernur (Pj) DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Namun kata dia, ASN yang bekerja di pelayanan seperti sekolah, dan rumah sakit tidak ada WHF.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;PNS Bisa Kerja dimana Saja
&amp;nbsp;
&quot;Ya 21 Agustus sampai 21 Oktober, ASN DKI melakukan work from home. Kecuali sekolah, kecuali rumah sakit, kecuali pelayanan dan mudah-mudahan ini bersinergi dengan PPKP,&quot; ujarnya di Jakarta Timur, Sabtu, (19/8/2023).
&amp;nbsp;
Simak selengkapnya di Infografis.
&amp;nbsp;

#WFH
#Polusi Udara Jakarta
#Pemprov DKI Jakarta

&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah Aparatur Sipil Negara Negara (ASN) yang bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Kebijakan ini akan berlangsung selama dua bulan dimulai pada 21 Agustus sampai 21 Oktober 2023.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS Part Time
&amp;nbsp;
Demikian disampaikan oleh Penjabat Gubernur (Pj) DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Namun kata dia, ASN yang bekerja di pelayanan seperti sekolah, dan rumah sakit tidak ada WHF.
&amp;nbsp;
Baca Juga:&amp;nbsp;PNS Bisa Kerja dimana Saja
&amp;nbsp;
&quot;Ya 21 Agustus sampai 21 Oktober, ASN DKI melakukan work from home. Kecuali sekolah, kecuali rumah sakit, kecuali pelayanan dan mudah-mudahan ini bersinergi dengan PPKP,&quot; ujarnya di Jakarta Timur, Sabtu, (19/8/2023).
&amp;nbsp;
Simak selengkapnya di Infografis.
&amp;nbsp;

#WFH
#Polusi Udara Jakarta
#Pemprov DKI Jakarta

&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
