<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Betah di Zona Merah, IHSG Turun 38 Poin</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan masih terpengaruh sentimen negatif di bursa  regional dan global. Di akhir perdagangan sesi I, IHSG terperosok 38,53  poin atau 0,77 persen di 4.942,93.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/278/786134/betah-di-zona-merah-ihsg-turun-38-poin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/278/786134/betah-di-zona-merah-ihsg-turun-38-poin"/><item><title>Betah di Zona Merah, IHSG Turun 38 Poin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/278/786134/betah-di-zona-merah-ihsg-turun-38-poin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/278/786134/betah-di-zona-merah-ihsg-turun-38-poin</guid><pubDate>Kamis 04 April 2013 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/04/278/786134/uAbQYBY4bt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/04/278/786134/uAbQYBY4bt.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan masih terpengaruh sentimen negatif di bursa regional dan global. Di akhir perdagangan sesi I, IHSG terperosok 38,53 poin atau 0,77 persen di 4.942,93.Banyak pihak yang menantikan IHSG mencetak rekor baru dengan menembus level 5.000. Nyatanya, indeks juga bergerak melemah meski masih berada di level 4.900. Di papan bursa, seluruh sektor saham berkubang dalam zona merah. LQ45 terkoreksi 0,9 persen di 835,87 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,93 persen di 663,52.Indeks Straits Times turun 7,78 poin di 3.313,32, Nikkei melemah 41,90 poin di 12.323,35 dan Hang Seng ke 22.337,49 atau turun 0,14 persen.Saham yang bergerak melawan arah dan masih mencetak gain (top gainers), antara lain PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) turun Rp425 di Rp2.900, PT Indocement Putra Prakasa Tbk (INTP) naik Rp300 di Rp23.550 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp300 di Rp38.000.Sedangkan saham yang bergerak melemah (top loser), antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.000 di Rp84.000, PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) turun Rp500 di Rp8.150 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berada di Rp51.600 atau turun Rp400.Hanya 66 saham yang bergerak di zona hijau, 93 saham terkoreksi dan 191 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan saham sebanyak 2,789 juta lembar saham dengan nilai Rp2,398 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan masih terpengaruh sentimen negatif di bursa regional dan global. Di akhir perdagangan sesi I, IHSG terperosok 38,53 poin atau 0,77 persen di 4.942,93.Banyak pihak yang menantikan IHSG mencetak rekor baru dengan menembus level 5.000. Nyatanya, indeks juga bergerak melemah meski masih berada di level 4.900. Di papan bursa, seluruh sektor saham berkubang dalam zona merah. LQ45 terkoreksi 0,9 persen di 835,87 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,93 persen di 663,52.Indeks Straits Times turun 7,78 poin di 3.313,32, Nikkei melemah 41,90 poin di 12.323,35 dan Hang Seng ke 22.337,49 atau turun 0,14 persen.Saham yang bergerak melawan arah dan masih mencetak gain (top gainers), antara lain PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) turun Rp425 di Rp2.900, PT Indocement Putra Prakasa Tbk (INTP) naik Rp300 di Rp23.550 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp300 di Rp38.000.Sedangkan saham yang bergerak melemah (top loser), antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.000 di Rp84.000, PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) turun Rp500 di Rp8.150 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) berada di Rp51.600 atau turun Rp400.Hanya 66 saham yang bergerak di zona hijau, 93 saham terkoreksi dan 191 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan saham sebanyak 2,789 juta lembar saham dengan nilai Rp2,398 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
