<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hatta: Pengendalian Hortikultura Tidak Gampang</title><description>Instrumen dengan pengendalian bea masuk dan sebagainya itu lebih baik.  Sehingga saat-saat tertentu pasar itu bisa lentur bergerak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/320/786281/hatta-pengendalian-hortikultura-tidak-gampang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/320/786281/hatta-pengendalian-hortikultura-tidak-gampang"/><item><title>Hatta: Pengendalian Hortikultura Tidak Gampang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/320/786281/hatta-pengendalian-hortikultura-tidak-gampang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/04/320/786281/hatta-pengendalian-hortikultura-tidak-gampang</guid><pubDate>Kamis 04 April 2013 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/04/320/786281/TwpIIUfugP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Ekonomi Hatta Rajasa. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/04/320/786281/TwpIIUfugP.jpg</image><title>Menko Ekonomi Hatta Rajasa. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pengendalian kebijakan hortikultura tidak mudah. Oleh sebab itu, perlu perhatian yang tinggi agar tidak mendorong inflasi lagi.&quot;Saya sudah bicara dengan menteri pertanian. Saya sudah bilang sistem yang ada saat ini distorsinya besar di lapangan. Maksudnya baik terhadap hortikultura kita dikendalikan, itu juga ada dalam UU. Tapi dalam prakteknya, pengendalian itu tidak gampang,&quot; ujar Hatta, di kantornya, Jakarta, Kamis (4/4/2013).Hatta mengatakan, keterlambatan-keterlambatan yang terjadi dapat menimbulkan distorsi di lapangan. Menurutnya, hal ini tidak baik untuk dilanjutkan.&amp;ldquo;Kita harus cari solusi mekanisme perlindungan pada petani kita tapi tak boleh lagi terjadi inflasi yang tinggi hanya disebabkan oleh bawang saja,&quot; ujar Hatta. Hatta mengatakan kalau mau menjalankan sistem seperti sekarang ini, harus dibatasi agar waktunya cepat. &quot;Walaupun saya tidak begitu happy dengan sistem ini karena menimbulkan kartel, karena ada kuota dan timbul distorsi,&quot; ujar Hatta.Hatta mencontohkan, instrumen dengan pengendalian bea masuk dan sebagainya itu lebih baik. Sehingga saat-saat tertentu pasar itu bisa lentur bergerak. &quot;Orang tak akan impor karena bea tinggi karena petani kita sedang panen,&quot; ujarnya.Hatta mengakui telah menyampaikan kepada Kementan dan Kemendag mengenai sistemnya dan koordinasi dalam pelayanan harus terpadu. &quot;Time respons tak boleh lambat,&quot; ujar Hatta.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pengendalian kebijakan hortikultura tidak mudah. Oleh sebab itu, perlu perhatian yang tinggi agar tidak mendorong inflasi lagi.&quot;Saya sudah bicara dengan menteri pertanian. Saya sudah bilang sistem yang ada saat ini distorsinya besar di lapangan. Maksudnya baik terhadap hortikultura kita dikendalikan, itu juga ada dalam UU. Tapi dalam prakteknya, pengendalian itu tidak gampang,&quot; ujar Hatta, di kantornya, Jakarta, Kamis (4/4/2013).Hatta mengatakan, keterlambatan-keterlambatan yang terjadi dapat menimbulkan distorsi di lapangan. Menurutnya, hal ini tidak baik untuk dilanjutkan.&amp;ldquo;Kita harus cari solusi mekanisme perlindungan pada petani kita tapi tak boleh lagi terjadi inflasi yang tinggi hanya disebabkan oleh bawang saja,&quot; ujar Hatta. Hatta mengatakan kalau mau menjalankan sistem seperti sekarang ini, harus dibatasi agar waktunya cepat. &quot;Walaupun saya tidak begitu happy dengan sistem ini karena menimbulkan kartel, karena ada kuota dan timbul distorsi,&quot; ujar Hatta.Hatta mencontohkan, instrumen dengan pengendalian bea masuk dan sebagainya itu lebih baik. Sehingga saat-saat tertentu pasar itu bisa lentur bergerak. &quot;Orang tak akan impor karena bea tinggi karena petani kita sedang panen,&quot; ujarnya.Hatta mengakui telah menyampaikan kepada Kementan dan Kemendag mengenai sistemnya dan koordinasi dalam pelayanan harus terpadu. &quot;Time respons tak boleh lambat,&quot; ujar Hatta.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
