<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jero Wacik: Subsidi BBM Tetap Ada</title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pengunaan  Bahan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan tetap disalurkan untuk  masyarakat golongan tidak mampu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/10/19/789330/jero-wacik-subsidi-bbm-tetap-ada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/10/19/789330/jero-wacik-subsidi-bbm-tetap-ada"/><item><title>Jero Wacik: Subsidi BBM Tetap Ada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/10/19/789330/jero-wacik-subsidi-bbm-tetap-ada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/10/19/789330/jero-wacik-subsidi-bbm-tetap-ada</guid><pubDate>Rabu 10 April 2013 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/10/19/789330/Dm7gJLpWaG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/10/19/789330/Dm7gJLpWaG.jpg</image><title>Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pengunaan Bahan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan tetap disalurkan untuk masyarakat golongan tidak mampu.&quot;Subsidi tetap akan ada untuk rakyat yang butuh dan rakyat yang miskin. Karena tercantum pada Undang-Undang, mereka berhak mendapatkan BBM subsidi,&quot;ujar Menteri ESDM Jero Wacik di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/4/2013).Jero menambahkan, walaupun pemerintah saat ini masih membahas opsi pengendalian bbm subsidi dengan cara pembatasan, namun Jero memastikan masyarakat golongan itu tetap mendapatkan bbm subsidi.&quot;Namun untuk itu caranya ditentukan. Tapi yang jelas masyarakat golongan itu akan mendapatkan BBM subsidi,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Susilo Suswoutomo mengungkapkan, pemerintah akan melakukan opsi pembatasan penggunaan BBM bersubsidi yakni dengan pengurangan volume BBM subsidi.&quot;Ada opsi nomor satu yaitu subsidi tetap saja namun harus dikurangi dengan berbagai cara pembatasan,&quot; jelasnya. Susilo mengungkapkan, jenis pembatasan itu bermacam-macam seperti pembatasan kendaraan dinas, pertambangan, perkebunan dan kehutanan. &quot;Ini baru wacana, mobil pribadi tidak boleh memakai BBM subsidi. Ada wacana lain seperti kenaikan berkala jadi bentuknya macam-macam,&quot; katanya.Kendati demikian, Susilo mengatakan BBM subsidi tidak tepat sasaran. &quot;Selalu Pak Presiden menekankan bahwa subsidi untuk umum itu tetap saja. Jadi kita itu sudah tahu kalau subsidi tidak tepat sasaran,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pengunaan Bahan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan tetap disalurkan untuk masyarakat golongan tidak mampu.&quot;Subsidi tetap akan ada untuk rakyat yang butuh dan rakyat yang miskin. Karena tercantum pada Undang-Undang, mereka berhak mendapatkan BBM subsidi,&quot;ujar Menteri ESDM Jero Wacik di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/4/2013).Jero menambahkan, walaupun pemerintah saat ini masih membahas opsi pengendalian bbm subsidi dengan cara pembatasan, namun Jero memastikan masyarakat golongan itu tetap mendapatkan bbm subsidi.&quot;Namun untuk itu caranya ditentukan. Tapi yang jelas masyarakat golongan itu akan mendapatkan BBM subsidi,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Susilo Suswoutomo mengungkapkan, pemerintah akan melakukan opsi pembatasan penggunaan BBM bersubsidi yakni dengan pengurangan volume BBM subsidi.&quot;Ada opsi nomor satu yaitu subsidi tetap saja namun harus dikurangi dengan berbagai cara pembatasan,&quot; jelasnya. Susilo mengungkapkan, jenis pembatasan itu bermacam-macam seperti pembatasan kendaraan dinas, pertambangan, perkebunan dan kehutanan. &quot;Ini baru wacana, mobil pribadi tidak boleh memakai BBM subsidi. Ada wacana lain seperti kenaikan berkala jadi bentuknya macam-macam,&quot; katanya.Kendati demikian, Susilo mengatakan BBM subsidi tidak tepat sasaran. &quot;Selalu Pak Presiden menekankan bahwa subsidi untuk umum itu tetap saja. Jadi kita itu sudah tahu kalau subsidi tidak tepat sasaran,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
