<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI</title><description>Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia  pada 2013 menjadi 6,2-6,6 persen dari 6,3-6,8 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/11/20/789887/bi-pangkas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/11/20/789887/bi-pangkas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-ri"/><item><title>BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/11/20/789887/bi-pangkas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/11/20/789887/bi-pangkas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-ri</guid><pubDate>Kamis 11 April 2013 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Rezkiana Nisaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/11/20/789887/MlM9Xm14iH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/11/20/789887/MlM9Xm14iH.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 menjadi 6,2-6,6 persen dari 6,3-6,8 persen. Pada triwulan II-2013, pertumbuhan ekonomi diprakirakan tidak jauh berbeda dari triwulan sebelumnya yaitu sekira 6,2 persen. Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, permintaan domestik masih tumbuh cukup kuat, meskipun terjadi moderasi di tengah perbaikan pertumbuhan dari sisi eksternal. Kuatnya konsumsi swasta didukung oleh perbaikan daya beli masyarakat dan kepercayaan konsumen.&quot;Di tengah investasi bangunan yang tetap tumbuh kuat, investasi nonbangunan cenderung melambat. Di sisi lain, volume ekspor mengalami peningkatan sejalan dengan perbaikan ekonomi di beberapa negara mitra dagang utama, khususnya China,&quot; kata dia Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Kamis (11/4/2013).Meski demikian, dia menilai masih cukup baiknya pertumbuhan ekonomi nasional, juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang masih cukup tinggi dan semakin merata.Dia memperkirakan, pada 2014 pertumbuhan sejalan dengan permintaan domestik yang tetap kuat dan ekonomi global yang semakin baik. Pada 2014, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan mencapai kisaran 6,6-7 persen, atau lebih rendah dari prakiraan sebelumnya sekira 6,7-7,2 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 menjadi 6,2-6,6 persen dari 6,3-6,8 persen. Pada triwulan II-2013, pertumbuhan ekonomi diprakirakan tidak jauh berbeda dari triwulan sebelumnya yaitu sekira 6,2 persen. Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, permintaan domestik masih tumbuh cukup kuat, meskipun terjadi moderasi di tengah perbaikan pertumbuhan dari sisi eksternal. Kuatnya konsumsi swasta didukung oleh perbaikan daya beli masyarakat dan kepercayaan konsumen.&quot;Di tengah investasi bangunan yang tetap tumbuh kuat, investasi nonbangunan cenderung melambat. Di sisi lain, volume ekspor mengalami peningkatan sejalan dengan perbaikan ekonomi di beberapa negara mitra dagang utama, khususnya China,&quot; kata dia Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Kamis (11/4/2013).Meski demikian, dia menilai masih cukup baiknya pertumbuhan ekonomi nasional, juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang masih cukup tinggi dan semakin merata.Dia memperkirakan, pada 2014 pertumbuhan sejalan dengan permintaan domestik yang tetap kuat dan ekonomi global yang semakin baik. Pada 2014, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan mencapai kisaran 6,6-7 persen, atau lebih rendah dari prakiraan sebelumnya sekira 6,7-7,2 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
