<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KESDM Sudah Klasifikasi Kelompok Masyarakat</title><description>Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan pihaknya sudah  memulai proses pemilahan kelompok-kelompok masyarakat. Hal tersebut  sebagai upaya awal dalam pengendalian dan penghematan BBM bersubsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/12/19/790375/kesdm-sudah-klasifikasi-kelompok-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/12/19/790375/kesdm-sudah-klasifikasi-kelompok-masyarakat"/><item><title>KESDM Sudah Klasifikasi Kelompok Masyarakat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/12/19/790375/kesdm-sudah-klasifikasi-kelompok-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/12/19/790375/kesdm-sudah-klasifikasi-kelompok-masyarakat</guid><pubDate>Jum'at 12 April 2013 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma dan Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/12/19/790375/L8h1MRTh1n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/12/19/790375/L8h1MRTh1n.jpg</image><title>Menteri ESDM Jero Wacik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan pihaknya sudah memulai proses pemilahan kelompok-kelompok masyarakat. Hal tersebut sebagai upaya awal dalam pengendalian dan penghematan BBM bersubsidi.&quot;Caranya mengurangi (subsidi BBM) ini sudah mulai bekerja memilah kelompok-kelompok,&quot; ujar Menteri ESDM Jero Wacik, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2013).Jero mengatakan, pemilahan tersebut akan memilah antara kelompok kelas menengah atas yang masuk dalam kelompok mampu dan kaya untuk dikurangi subsidinya.&quot;Pak Presiden sepertinya enggak mau langsung cabut (subsidi BBM), tapi dikurangi,&quot; ujar Jero.&quot;Ini yang harus disampaikan ke masyarakat. Misalnya mobil box pelat hitam yang buat angkut sayur. Ini harus diganti pelat kuning untuk memudahkan petugas di SPBU,&quot; sambungnya.Jero melanjutkan dengan cara mengurangi porsi subsidi terhadap golongan menengah atas, penghematan terhadap anggaran subsidi BBM akan mencapai Rp300 triliun. Meskipun dampak inflasi memang masih ada.&quot;Berapapun inflasinya berdampak ke kelompok miskin. Ini yang harus dijaga agar tidak chaos,&quot; jelasnya.Di tempat yang sama, Kementerian Keuangan mengatakan opsi-opsi pengendalian BBM subsidi akan bisa menjaga defisit anggaran di bawah 2,5 persen. Namun, sampai saat ini, pemerintah belum bisa mengambil keputusan opsi pengaturan BBM tersebut.&quot;Ya pokoknya bisa jaga budget defisit di bawah 2,5 persen,&quot; ujar Plt Kepala BKF Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan pihaknya sudah memulai proses pemilahan kelompok-kelompok masyarakat. Hal tersebut sebagai upaya awal dalam pengendalian dan penghematan BBM bersubsidi.&quot;Caranya mengurangi (subsidi BBM) ini sudah mulai bekerja memilah kelompok-kelompok,&quot; ujar Menteri ESDM Jero Wacik, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/4/2013).Jero mengatakan, pemilahan tersebut akan memilah antara kelompok kelas menengah atas yang masuk dalam kelompok mampu dan kaya untuk dikurangi subsidinya.&quot;Pak Presiden sepertinya enggak mau langsung cabut (subsidi BBM), tapi dikurangi,&quot; ujar Jero.&quot;Ini yang harus disampaikan ke masyarakat. Misalnya mobil box pelat hitam yang buat angkut sayur. Ini harus diganti pelat kuning untuk memudahkan petugas di SPBU,&quot; sambungnya.Jero melanjutkan dengan cara mengurangi porsi subsidi terhadap golongan menengah atas, penghematan terhadap anggaran subsidi BBM akan mencapai Rp300 triliun. Meskipun dampak inflasi memang masih ada.&quot;Berapapun inflasinya berdampak ke kelompok miskin. Ini yang harus dijaga agar tidak chaos,&quot; jelasnya.Di tempat yang sama, Kementerian Keuangan mengatakan opsi-opsi pengendalian BBM subsidi akan bisa menjaga defisit anggaran di bawah 2,5 persen. Namun, sampai saat ini, pemerintah belum bisa mengambil keputusan opsi pengaturan BBM tersebut.&quot;Ya pokoknya bisa jaga budget defisit di bawah 2,5 persen,&quot; ujar Plt Kepala BKF Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro.</content:encoded></item></channel></rss>
