<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Surat Rekomendasi Utang MRT Tertahan di Dirjen Keuangan</title><description>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyebut surat rekomendasi  dari Kemendagri tentang revisi beban pembiayaan utang untuk proyek Mass  Rapid Transit (MRT) masih berada di tangan Dirjen Keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/16/320/792609/surat-rekomendasi-utang-mrt-tertahan-di-dirjen-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/16/320/792609/surat-rekomendasi-utang-mrt-tertahan-di-dirjen-keuangan"/><item><title>Surat Rekomendasi Utang MRT Tertahan di Dirjen Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/16/320/792609/surat-rekomendasi-utang-mrt-tertahan-di-dirjen-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/16/320/792609/surat-rekomendasi-utang-mrt-tertahan-di-dirjen-keuangan</guid><pubDate>Selasa 16 April 2013 18:59 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/16/320/792609/f1TnjJQ8G2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: MRT Singapura (Foto: Thomas Schunk)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/16/320/792609/f1TnjJQ8G2.jpg</image><title>Ilustrasi: MRT Singapura (Foto: Thomas Schunk)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyebut surat rekomendasi dari Kemendagri tentang revisi beban pembiayaan utang untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT) masih berada di tangan Dirjen Keuangan. Pihaknya mengaku masih menerima laporan secara lisan saja.&quot;Saya baru dilaporkan lisan dari Dirjen Keuangan daerah. Nanti akan kita bahas dulu seperti apa usulan dari Pak Gubernur itu,&quot; kata Gamawan, di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2013).Kata dia, surat rekomendasi dari DPRD masih belum dilakukan pengecekan. Dirinya mengaku telah menerima laporan untuk diminta tanggapan.&quot;Ya kita akan membantu lah. Mungkin sudah sampai ke dirjen keuangan daerah. Saya sudah dilaporkan tapi saya materinya belum. Mungkin masih di atas meja saya,&quot; tuturnya.Kendati demikian, Gamawan mengaku masih akan terus membahas secara detail mengenai surat rekomendasi tersebut. Sebab proses pembahasan surat tersebut akan ditargetkan satu minggu selesai.&quot;Seminggu selesai. Kita kasih ke DKI nanti dari DKI kirim kemana yang ditentukan oleh Bappenas. Karena ini pinjaman kan. Mudah-mudahan terpenuhi. Ini kan menyangkut keuangan daerah. Mekanismenya seperti itu,&quot; pungkasnya. (gnm)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyebut surat rekomendasi dari Kemendagri tentang revisi beban pembiayaan utang untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT) masih berada di tangan Dirjen Keuangan. Pihaknya mengaku masih menerima laporan secara lisan saja.&quot;Saya baru dilaporkan lisan dari Dirjen Keuangan daerah. Nanti akan kita bahas dulu seperti apa usulan dari Pak Gubernur itu,&quot; kata Gamawan, di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2013).Kata dia, surat rekomendasi dari DPRD masih belum dilakukan pengecekan. Dirinya mengaku telah menerima laporan untuk diminta tanggapan.&quot;Ya kita akan membantu lah. Mungkin sudah sampai ke dirjen keuangan daerah. Saya sudah dilaporkan tapi saya materinya belum. Mungkin masih di atas meja saya,&quot; tuturnya.Kendati demikian, Gamawan mengaku masih akan terus membahas secara detail mengenai surat rekomendasi tersebut. Sebab proses pembahasan surat tersebut akan ditargetkan satu minggu selesai.&quot;Seminggu selesai. Kita kasih ke DKI nanti dari DKI kirim kemana yang ditentukan oleh Bappenas. Karena ini pinjaman kan. Mudah-mudahan terpenuhi. Ini kan menyangkut keuangan daerah. Mekanismenya seperti itu,&quot; pungkasnya. (gnm)</content:encoded></item></channel></rss>
