<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agus Marto Prediksi Defisit RI Tembus 2%</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan defisit Indonesia akan  melampaui angka 1,65 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/17/20/792987/agus-marto-prediksi-defisit-ri-tembus-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/17/20/792987/agus-marto-prediksi-defisit-ri-tembus-2"/><item><title>Agus Marto Prediksi Defisit RI Tembus 2%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/17/20/792987/agus-marto-prediksi-defisit-ri-tembus-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/17/20/792987/agus-marto-prediksi-defisit-ri-tembus-2</guid><pubDate>Rabu 17 April 2013 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/17/20/792987/MK71s5S10Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/17/20/792987/MK71s5S10Z.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan defisit Indonesia akan melampaui angka 1,65 persen. Defisit tersebut melonjak, lantaran adanya berbagai permasalah, termasuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).&quot;Itu tidak bisa dijaga di defisit 1,65 persen, mngkin akan terjadi peningkatan di atas 2 persen. Tapi pasti di bawah 2,4 persen,&quot; kata Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo, usai Rakerrnas Kadin Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (17/4/2013).Agus mengatakan, semua faktor sudah masuk,&amp;nbsp; dan dengan perhitungan kebijakan BBM tersebut, maka diperkirakan defisit akan melebihi 1,63 persen. &quot;Tapi 2014, kembali kita anggarkan 1,5 persen,&quot; tambah dia.Menurutnya, pada 2014 Indonesia tetap merujuk dari target pemerintah dibandingkan 2013 yang mungkin berubah. Pasalnya, kebijakan BBM hanya diterapkan pada 2013 saja.Di sisi lain, dia menilai krisis global membuat penerimaan negara lebih rendah. Hal ini lantaran harga-harga komoditi tertekan, dan ekspor ke negara-negara maju sudah mulai melambat. &quot;Tapi BBM subsidi dan listrik subsidii merupakan satu resiko yang lain oleh karena itu direspon,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan defisit Indonesia akan melampaui angka 1,65 persen. Defisit tersebut melonjak, lantaran adanya berbagai permasalah, termasuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).&quot;Itu tidak bisa dijaga di defisit 1,65 persen, mngkin akan terjadi peningkatan di atas 2 persen. Tapi pasti di bawah 2,4 persen,&quot; kata Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo, usai Rakerrnas Kadin Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (17/4/2013).Agus mengatakan, semua faktor sudah masuk,&amp;nbsp; dan dengan perhitungan kebijakan BBM tersebut, maka diperkirakan defisit akan melebihi 1,63 persen. &quot;Tapi 2014, kembali kita anggarkan 1,5 persen,&quot; tambah dia.Menurutnya, pada 2014 Indonesia tetap merujuk dari target pemerintah dibandingkan 2013 yang mungkin berubah. Pasalnya, kebijakan BBM hanya diterapkan pada 2013 saja.Di sisi lain, dia menilai krisis global membuat penerimaan negara lebih rendah. Hal ini lantaran harga-harga komoditi tertekan, dan ekspor ke negara-negara maju sudah mulai melambat. &quot;Tapi BBM subsidi dan listrik subsidii merupakan satu resiko yang lain oleh karena itu direspon,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
