<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eksploitasi Migas di RI Penuh Risiko Tinggi</title><description>Indonesian Petroleum Association (IPA) mengklaim ada banyak tantangan  yang dihadapi industri minyak dan gas (migas) di Indonesia saat ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/18/19/793882/eksploitasi-migas-di-ri-penuh-risiko-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/18/19/793882/eksploitasi-migas-di-ri-penuh-risiko-tinggi"/><item><title>Eksploitasi Migas di RI Penuh Risiko Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/18/19/793882/eksploitasi-migas-di-ri-penuh-risiko-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/18/19/793882/eksploitasi-migas-di-ri-penuh-risiko-tinggi</guid><pubDate>Kamis 18 April 2013 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Mirayanti Hutauruk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/18/19/793882/S5ukEVn0Vc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/18/19/793882/S5ukEVn0Vc.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Indonesian Petroleum Association (IPA) mengklaim ada banyak tantangan yang dihadapi industri minyak dan gas (migas) di Indonesia saat ini. Padahal, Indonesia memiliki potensi migas yang menggiurkan.&quot;Indonesia masih memiliki potensi minyak dan gas, tapi untuk menggali potensi tersebut penuh dengan risiko yang tinggi,&quot; kata Ketua Penyelenggara Konveksi IPA ke-37 Bambang Istadi, di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis (18/4/2013).Dia mengatakan, ada banyak sumur-sumur minyak yang telah ditinggalkan, tapi masih memiliki potensi untuk digali. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal dari sumur-sumur tersebut dibutuhkan teknologi yang tinggi, dan biaya yang besar.&quot;Sumur-sumur tersebut kemungkinan besar masih mengandung minyak atau gas, maka perlu teknologi yang lebih tinggi untuk itu, dan tentunya akan membutuhkan dana besar juga,&quot; jelas dia.Lebih lanjut dia menjelaskan, potensi migas yang dimiliki Indonesia ada dalam deep water. Karenanya, mengeksplorasi sumber minyak deep water memiliki potensi besar sekaligus risiko yang tinggi juga. &quot;Dan kemungkinan gagalnya juga besar,&quot; tambahnya.Nah, yang jadi persoalan, perusahaan-perusahaan dalam negeri bukan tidak mampu mengeksplorasi potensi-potensi tersebut, tapi mereka hanya tidak mau mengambil risiko yang begitu besar.Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa ini akan menjadi salah satu pembahasan dalam Konvensi IPA nantinya. &quot;kita akan mengundang pembicara dari luar negeri, yang sudah sukses dalam menjalankan industri minyak seperti Brasil,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesian Petroleum Association (IPA) mengklaim ada banyak tantangan yang dihadapi industri minyak dan gas (migas) di Indonesia saat ini. Padahal, Indonesia memiliki potensi migas yang menggiurkan.&quot;Indonesia masih memiliki potensi minyak dan gas, tapi untuk menggali potensi tersebut penuh dengan risiko yang tinggi,&quot; kata Ketua Penyelenggara Konveksi IPA ke-37 Bambang Istadi, di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Kamis (18/4/2013).Dia mengatakan, ada banyak sumur-sumur minyak yang telah ditinggalkan, tapi masih memiliki potensi untuk digali. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal dari sumur-sumur tersebut dibutuhkan teknologi yang tinggi, dan biaya yang besar.&quot;Sumur-sumur tersebut kemungkinan besar masih mengandung minyak atau gas, maka perlu teknologi yang lebih tinggi untuk itu, dan tentunya akan membutuhkan dana besar juga,&quot; jelas dia.Lebih lanjut dia menjelaskan, potensi migas yang dimiliki Indonesia ada dalam deep water. Karenanya, mengeksplorasi sumber minyak deep water memiliki potensi besar sekaligus risiko yang tinggi juga. &quot;Dan kemungkinan gagalnya juga besar,&quot; tambahnya.Nah, yang jadi persoalan, perusahaan-perusahaan dalam negeri bukan tidak mampu mengeksplorasi potensi-potensi tersebut, tapi mereka hanya tidak mau mengambil risiko yang begitu besar.Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa ini akan menjadi salah satu pembahasan dalam Konvensi IPA nantinya. &quot;kita akan mengundang pembicara dari luar negeri, yang sudah sukses dalam menjalankan industri minyak seperti Brasil,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
