<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor BBM Tak Bisa Dikurangi</title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan dua opsi  BBM bersubsidi tidak akan mampu mengurangi ketergantungan impor BBM  Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/19/796163/impor-bbm-tak-bisa-dikurangi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/19/796163/impor-bbm-tak-bisa-dikurangi"/><item><title>Impor BBM Tak Bisa Dikurangi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/19/796163/impor-bbm-tak-bisa-dikurangi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/19/796163/impor-bbm-tak-bisa-dikurangi</guid><pubDate>Selasa 23 April 2013 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/23/19/796163/cqocMuMvGK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SPBU Pertamina (Foto: Heru Heryanto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/23/19/796163/cqocMuMvGK.jpg</image><title>SPBU Pertamina (Foto: Heru Heryanto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan dua opsi BBM bersubsidi tidak akan mampu mengurangi ketergantungan impor BBM Indonesia.&quot;Kebutuhan BBM itu sudah jelas naik terus. Kendaraan naik, ekonomi naik, ini tumbuh. Namun ada bagian bahan bakar yang bisa diganti gas. Tapi ini lama, jadi impor BBM pasti naik,&quot; ungkap Wakil Menteri ESDM Susilo Suswoutomo kepada wartawan di gedung Graha Niaga, Jakarta, Selasa (23/4/2013.Susilo menjelaskan, pengurangan impor BBM selama ini akan bisa dikurangi sedikit demi sedikit. Meski begitu, hal ini tidak terjadi sekarang.&quot;Kecuali sistem transportasi berjalan sehingga macet enggak ada lagi. Itu baru akan mengurangi konsumsi BBM tapi mau turunin (impor) ya enggak mungkin,&quot; tegasnya.Susilo mengungkapkan, pengurangan konsumsi BBM bisa saja terjadi kalau ada pengalihan pengguna kendaraan pribadi ke moda transportasi.&quot;Misalnya biasanya naik mobil tapi enggak mau naik mobil lagi. Itu baru kurangi liter BBM. Tapi yang baru beli mobil lagi, ada tambahan. Apalagi kemarin ini kan wakil presiden resmikan pabrik mobil Daihatsu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan dua opsi BBM bersubsidi tidak akan mampu mengurangi ketergantungan impor BBM Indonesia.&quot;Kebutuhan BBM itu sudah jelas naik terus. Kendaraan naik, ekonomi naik, ini tumbuh. Namun ada bagian bahan bakar yang bisa diganti gas. Tapi ini lama, jadi impor BBM pasti naik,&quot; ungkap Wakil Menteri ESDM Susilo Suswoutomo kepada wartawan di gedung Graha Niaga, Jakarta, Selasa (23/4/2013.Susilo menjelaskan, pengurangan impor BBM selama ini akan bisa dikurangi sedikit demi sedikit. Meski begitu, hal ini tidak terjadi sekarang.&quot;Kecuali sistem transportasi berjalan sehingga macet enggak ada lagi. Itu baru akan mengurangi konsumsi BBM tapi mau turunin (impor) ya enggak mungkin,&quot; tegasnya.Susilo mengungkapkan, pengurangan konsumsi BBM bisa saja terjadi kalau ada pengalihan pengguna kendaraan pribadi ke moda transportasi.&quot;Misalnya biasanya naik mobil tapi enggak mau naik mobil lagi. Itu baru kurangi liter BBM. Tapi yang baru beli mobil lagi, ada tambahan. Apalagi kemarin ini kan wakil presiden resmikan pabrik mobil Daihatsu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
