<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan: BUMN Farmasi Diusulkan Buat Obat Kanker dari Ganja</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku terkejut  menerima usulan dari salah satu ahli farmasi untuk membuat obat kanker  dan obat jantung dari daun dan biji ganja. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/320/795967/dahlan-bumn-farmasi-diusulkan-buat-obat-kanker-dari-ganja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/320/795967/dahlan-bumn-farmasi-diusulkan-buat-obat-kanker-dari-ganja"/><item><title>Dahlan: BUMN Farmasi Diusulkan Buat Obat Kanker dari Ganja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/320/795967/dahlan-bumn-farmasi-diusulkan-buat-obat-kanker-dari-ganja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/23/320/795967/dahlan-bumn-farmasi-diusulkan-buat-obat-kanker-dari-ganja</guid><pubDate>Selasa 23 April 2013 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/23/320/795967/NqI9vXMSDv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Runi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/23/320/795967/NqI9vXMSDv.jpg</image><title>Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Runi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku terkejut menerima usulan dari salah satu ahli farmasi untuk membuat obat kanker dan obat jantung dari daun dan biji ganja.&quot;Kita diusulkan membuat ladang ganja, mengapa BUMN tidak membuat obat kanker dari ganja dan biji ganja?&quot; kata Dahlan, seusai rapim di kantor Taspen, Jakarta, di Jakarta, Selasa (23/4/2013).Dahlan melanjutkan, usulan itu harus mempelajari terlebih dahulu. Pasalnya, ahli farmasi tersebut telah memberikan referensi ke Kementerian BUMN.&quot;Saya terkaget-kaget mendengar itu karena unik. Saya dikasih referensi itu dari farmasi, saya harus pelajari dahulu,&quot; katanya.Sekadar informasi, legalisasi ganja saat ini baru diterapkan di negara bagian Colorado, Amerika Serikat (AS). Puluhan ribu warga AS yang menghisap ganja legal bersamaan. Mereka menghisap ganja yang digunakan untuk kepentingan pengobatan.&quot;Aksi 420&quot; ini dilakukan di Taman Kota Denver, Colorado, dimana 10 tahun lalu pendiri pergerakan itu, Ken Gorman, melakukan aksi untuk mendorong pemerintah melakukan legalisasi ganja. Kini, diperkirakan 80 ribu jiwa berkumpul untuk merayakan legalisasi ganja yang sudah ditetapkan November tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku terkejut menerima usulan dari salah satu ahli farmasi untuk membuat obat kanker dan obat jantung dari daun dan biji ganja.&quot;Kita diusulkan membuat ladang ganja, mengapa BUMN tidak membuat obat kanker dari ganja dan biji ganja?&quot; kata Dahlan, seusai rapim di kantor Taspen, Jakarta, di Jakarta, Selasa (23/4/2013).Dahlan melanjutkan, usulan itu harus mempelajari terlebih dahulu. Pasalnya, ahli farmasi tersebut telah memberikan referensi ke Kementerian BUMN.&quot;Saya terkaget-kaget mendengar itu karena unik. Saya dikasih referensi itu dari farmasi, saya harus pelajari dahulu,&quot; katanya.Sekadar informasi, legalisasi ganja saat ini baru diterapkan di negara bagian Colorado, Amerika Serikat (AS). Puluhan ribu warga AS yang menghisap ganja legal bersamaan. Mereka menghisap ganja yang digunakan untuk kepentingan pengobatan.&quot;Aksi 420&quot; ini dilakukan di Taman Kota Denver, Colorado, dimana 10 tahun lalu pendiri pergerakan itu, Ken Gorman, melakukan aksi untuk mendorong pemerintah melakukan legalisasi ganja. Kini, diperkirakan 80 ribu jiwa berkumpul untuk merayakan legalisasi ganja yang sudah ditetapkan November tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
