<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalbe Farma Cetak Laba Bersih Rp444 M</title><description>PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar  Rp444 miliar untuk triwulan I-2013.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/25/278/797492/kalbe-farma-cetak-laba-bersih-rp444-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/25/278/797492/kalbe-farma-cetak-laba-bersih-rp444-m"/><item><title>Kalbe Farma Cetak Laba Bersih Rp444 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/25/278/797492/kalbe-farma-cetak-laba-bersih-rp444-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/25/278/797492/kalbe-farma-cetak-laba-bersih-rp444-m</guid><pubDate>Kamis 25 April 2013 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/25/278/797492/w39jsJpuUy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/25/278/797492/w39jsJpuUy.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp444 miliar untuk triwulan I-2013. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 10,1 persen dibanding perolehan sebelumnya sebesar Rp403 miliar. Peningkatan tersebut, didorong oleh pertumbuhan penjualan sebesar 16,2 persen menjadi Rp3,490 triliun pada triwulan I-2013. dibandingkan sebelumnya sebesar Rp3,005 miliar.&amp;ldquo;Peningkatan penjualan tersebut juga didorong dari penjualan produk internal Kalbe yang menunjukkan pertumbuhan yang sehat, didorong oleh strategi pemasaran yang intensif dan terfokus, serta penetrasi distribusi yang kuat,&amp;rdquo; kata Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan KLBF, Vidjongtius, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/4/2013).Menurutnya dengan hasil yang baik pada triwulan I-2013, dia percaya telah mencatat awal yang mantap untuk merealisasikan target pertumbuhan penjualan dan laba bersih 2013 sebesar 15-18 persen, jika dilihat dari kondisi makro ekonomi tetap kondusif. Selain itu, hal tersebut juga didukung upaya pengendalian biaya produksi secara berkelanjutan, dan harga bahan baku yang relatif stabil.&amp;nbsp; Di sisi lain, laba kotor tercatat tumbuh sebesar 14,7 persen dari Rp1,472 triliun pada triwulan I-2012, menjadi Rp1,688 triliun pada periode yang sama. &quot;Rasio laba kotor terhadap penjualan menunjukkan sedikit penurunan dari 49,0 persen menjadi 48,4 persen pada triwulan I-2013, antara lain sebagai dampak pelemahan nilai Rupiah. Rasio laba kotor pada triwulan I-2013 meningkat jika dibandingkan dengan rasio pada periode 2012 sebesar 47,9 persen,&quot; katanya.Selain itu, beban pokok penjualan,&amp;nbsp; komponen biaya-biaya utama Perseroan terdiri dari beban penjualan, beban umum dan administrasi serta beban riset dan pengembangan. Rasio beban penjualan terhadap penjualan bersih meningkat 0,6 persen dari 25,9 persen ke 26,5 persen pada tahun 2013 dibandingkan dengan perolehan sebelumnya sebesar 26,2 persen .Pada tiga bulan pertama 2013 ini, Kalbe mencatat peningkatan laba sebelum beban pajak penghasilan sebesar 8,0 persen menjadi Rp 585 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 542 miliar. Marjin laba sebelum beban pajak penghasilan pada tercatat sebesar 16,8 persen, lebih rendah 18 persen dibandingkan pada periode yang sama 2012, dan stabil dibandingkan 16,9 persen pada periode 2012 yang telah diaudit. Laba bersih per saham meningkat sebesar 10,1 persen dari Rp 9 per lembar saham menjadi Rp 10 per lembar saham.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp444 miliar untuk triwulan I-2013. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 10,1 persen dibanding perolehan sebelumnya sebesar Rp403 miliar. Peningkatan tersebut, didorong oleh pertumbuhan penjualan sebesar 16,2 persen menjadi Rp3,490 triliun pada triwulan I-2013. dibandingkan sebelumnya sebesar Rp3,005 miliar.&amp;ldquo;Peningkatan penjualan tersebut juga didorong dari penjualan produk internal Kalbe yang menunjukkan pertumbuhan yang sehat, didorong oleh strategi pemasaran yang intensif dan terfokus, serta penetrasi distribusi yang kuat,&amp;rdquo; kata Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan KLBF, Vidjongtius, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/4/2013).Menurutnya dengan hasil yang baik pada triwulan I-2013, dia percaya telah mencatat awal yang mantap untuk merealisasikan target pertumbuhan penjualan dan laba bersih 2013 sebesar 15-18 persen, jika dilihat dari kondisi makro ekonomi tetap kondusif. Selain itu, hal tersebut juga didukung upaya pengendalian biaya produksi secara berkelanjutan, dan harga bahan baku yang relatif stabil.&amp;nbsp; Di sisi lain, laba kotor tercatat tumbuh sebesar 14,7 persen dari Rp1,472 triliun pada triwulan I-2012, menjadi Rp1,688 triliun pada periode yang sama. &quot;Rasio laba kotor terhadap penjualan menunjukkan sedikit penurunan dari 49,0 persen menjadi 48,4 persen pada triwulan I-2013, antara lain sebagai dampak pelemahan nilai Rupiah. Rasio laba kotor pada triwulan I-2013 meningkat jika dibandingkan dengan rasio pada periode 2012 sebesar 47,9 persen,&quot; katanya.Selain itu, beban pokok penjualan,&amp;nbsp; komponen biaya-biaya utama Perseroan terdiri dari beban penjualan, beban umum dan administrasi serta beban riset dan pengembangan. Rasio beban penjualan terhadap penjualan bersih meningkat 0,6 persen dari 25,9 persen ke 26,5 persen pada tahun 2013 dibandingkan dengan perolehan sebelumnya sebesar 26,2 persen .Pada tiga bulan pertama 2013 ini, Kalbe mencatat peningkatan laba sebelum beban pajak penghasilan sebesar 8,0 persen menjadi Rp 585 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 542 miliar. Marjin laba sebelum beban pajak penghasilan pada tercatat sebesar 16,8 persen, lebih rendah 18 persen dibandingkan pada periode yang sama 2012, dan stabil dibandingkan 16,9 persen pada periode 2012 yang telah diaudit. Laba bersih per saham meningkat sebesar 10,1 persen dari Rp 9 per lembar saham menjadi Rp 10 per lembar saham.</content:encoded></item></channel></rss>
