<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BBM Bakal Naik Jadi Rp6.500/Liter?</title><description>Wakil  Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mahendra Siregar menyebutkan pemerintah berencana  menaikkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi maksimal menjadi Rp6.500 per  liter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/19/800073/bbm-bakal-naik-jadi-rp6-500-liter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/19/800073/bbm-bakal-naik-jadi-rp6-500-liter"/><item><title>BBM Bakal Naik Jadi Rp6.500/Liter?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/19/800073/bbm-bakal-naik-jadi-rp6-500-liter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/19/800073/bbm-bakal-naik-jadi-rp6-500-liter</guid><pubDate>Selasa 30 April 2013 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/30/19/800073/SF5xRZc8iu.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/30/19/800073/SF5xRZc8iu.jpg</image><title></title></images><description>
JAKARTA - Wakil  Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mahendra Siregar menyebutkan pemerintah berencana  menaikkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi maksimal menjadi Rp6.500 per  liter.
&amp;nbsp;
&quot;Pemerintah berencana mengajukan  kenaikan maksimal Rp6.500 per liter,&quot; ujar Mahendra, di Hotel Bidakara,  Jakarta, Selasa  (30/4/2013).
&amp;nbsp;
Ia mengatakan, apabila harga BBM  menjadi Rp6.500 per liter, maka anggaran subsidi negara bisa hemat mencapai Rp50  triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Kita berharap harga baru ini sudah  bisa berlaku pada 1 Juni mendatang,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Mahendra menambahkan, perkiraan ini  lebih tinggi dari taksiran sebelumnya yang dibuat Badan Kebijakan Fiskal  Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di mana penghematan yang terjadi bisa mencapai  Rp30 triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Pemerintah akan segera mengajukan  Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 pada Mei  mendatang,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Ia mengharapkan APBN perubahan 2013  bisa selesai pada Mei sehingga awal Juni hasilnya bisa diumumkan ke  masyarakat.
&amp;nbsp;
Namun menurutnya, kenaikan BBM masih  belum dipastikan menjadi Rp6.500 per liter dikarenakan masih ada pembahasan  dengan DPR untuk memastikan nilai kompensasi yang bisa diberikan pada masyarakat  miskin. (wan)
</description><content:encoded>
JAKARTA - Wakil  Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mahendra Siregar menyebutkan pemerintah berencana  menaikkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi maksimal menjadi Rp6.500 per  liter.
&amp;nbsp;
&quot;Pemerintah berencana mengajukan  kenaikan maksimal Rp6.500 per liter,&quot; ujar Mahendra, di Hotel Bidakara,  Jakarta, Selasa  (30/4/2013).
&amp;nbsp;
Ia mengatakan, apabila harga BBM  menjadi Rp6.500 per liter, maka anggaran subsidi negara bisa hemat mencapai Rp50  triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Kita berharap harga baru ini sudah  bisa berlaku pada 1 Juni mendatang,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Mahendra menambahkan, perkiraan ini  lebih tinggi dari taksiran sebelumnya yang dibuat Badan Kebijakan Fiskal  Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di mana penghematan yang terjadi bisa mencapai  Rp30 triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Pemerintah akan segera mengajukan  Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 pada Mei  mendatang,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Ia mengharapkan APBN perubahan 2013  bisa selesai pada Mei sehingga awal Juni hasilnya bisa diumumkan ke  masyarakat.
&amp;nbsp;
Namun menurutnya, kenaikan BBM masih  belum dipastikan menjadi Rp6.500 per liter dikarenakan masih ada pembahasan  dengan DPR untuk memastikan nilai kompensasi yang bisa diberikan pada masyarakat  miskin. (wan)
</content:encoded></item></channel></rss>
