<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Indofood Anjlok 11,4%</title><description>PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penurunan pada laba  periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk  kuartal pertama 2013 sebesar 11,4 persen menjadi Rp722,4 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/278/799871/laba-indofood-anjlok-11-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/278/799871/laba-indofood-anjlok-11-4"/><item><title>Laba Indofood Anjlok 11,4%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/278/799871/laba-indofood-anjlok-11-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/04/30/278/799871/laba-indofood-anjlok-11-4</guid><pubDate>Selasa 30 April 2013 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/30/278/799871/RGHNElyybL.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/30/278/799871/RGHNElyybL.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penurunan pada laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk kuartal pertama 2013 sebesar 11,4 persen menjadi Rp722,4 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp815 miliar.Kenaikan pada laba tersebut seiring dengan peningkatan pada penjualan bersih perseroan kuartal pertama 2013 sebesar 8,7 persen menjadi Rp12,86 triliun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp11,83 triliun, adapun peningkatan pada penjualan tersebut berasal dari grup produk konsumen bermerek sekira 45 persen, bogasari sebesar 26 persen, agribisnis sebesar 21 persen dan distribusi sebesar 8 persen.Sementara itu laba kotor perseroan kuartal pertama 2013 juga mengalami penurunan sebesar 5,1 persen menjadi Rp3,11 triliun dibandingkan sebelumnya Rp3,27 triliun. Marjin laba bruto turun menjadi 24,2 persen dari 27,7 persen terutama karena turunnya kinerja grup agribisnis. &quot;Kinerja kuartal ini dipengaruhi oleh turunnya kinerja grup agribisnis karena harga CPO dan karet yang turun beban yang lebih tinggi,&quot; ungkap INDF, Anthony Salim, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/4/2013).Selain itu, laba usaha perseroan kuartal pertama 2013 turun 24,8 persen menjadi Rp1,34 triliun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp1,78 triliun, untuk marjin laba usaha turun menjadi 10,4 persen dari 15 persen karena penurunan laba bruto dan beban biaya operasional meningkat. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penurunan pada laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk kuartal pertama 2013 sebesar 11,4 persen menjadi Rp722,4 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp815 miliar.Kenaikan pada laba tersebut seiring dengan peningkatan pada penjualan bersih perseroan kuartal pertama 2013 sebesar 8,7 persen menjadi Rp12,86 triliun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp11,83 triliun, adapun peningkatan pada penjualan tersebut berasal dari grup produk konsumen bermerek sekira 45 persen, bogasari sebesar 26 persen, agribisnis sebesar 21 persen dan distribusi sebesar 8 persen.Sementara itu laba kotor perseroan kuartal pertama 2013 juga mengalami penurunan sebesar 5,1 persen menjadi Rp3,11 triliun dibandingkan sebelumnya Rp3,27 triliun. Marjin laba bruto turun menjadi 24,2 persen dari 27,7 persen terutama karena turunnya kinerja grup agribisnis. &quot;Kinerja kuartal ini dipengaruhi oleh turunnya kinerja grup agribisnis karena harga CPO dan karet yang turun beban yang lebih tinggi,&quot; ungkap INDF, Anthony Salim, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/4/2013).Selain itu, laba usaha perseroan kuartal pertama 2013 turun 24,8 persen menjadi Rp1,34 triliun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp1,78 triliun, untuk marjin laba usaha turun menjadi 10,4 persen dari 15 persen karena penurunan laba bruto dan beban biaya operasional meningkat. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
