<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emas &amp; Bawang Putih Jadi Penyebab Deflasi</title><description>Bawang putih yang sempat menjadi penyebab inflasi, kini menjadi salah  satu penyebab terjadinya deflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/20/800399/emas-bawang-putih-jadi-penyebab-deflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/20/800399/emas-bawang-putih-jadi-penyebab-deflasi"/><item><title>Emas &amp; Bawang Putih Jadi Penyebab Deflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/20/800399/emas-bawang-putih-jadi-penyebab-deflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/20/800399/emas-bawang-putih-jadi-penyebab-deflasi</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2013 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/01/20/800399/5swDGFQZQn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/01/20/800399/5swDGFQZQn.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga bawang putih yang sudah mulai stabil memberi andil besar pada deflasi pada April ini. Bawang putih yang sempat menjadi penyebab inflasi, kini menjadi salah satu penyebab terjadinya deflasi.&quot;Bawang putih, sudah turun drastis, andilnya 0,18 persen dengan penurun harga 25,6 persen terjadi di 62 IHK,&quot; kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Rabu (1/5/2013).Suryamin mengatakan, penurunan harga tersebut karena stok bawang putih mulai terjaga. Dia menjelaskan, penurunan tertinggi terjadi di Sumenep dan Probolinggo, Sertadi, dan Jember. &quot;Terjadi kenaikan di kota-kota Indeks Harga Konsumen (IHK) rata-rata 10-55 persen,&quot; ujarnya.Kedua, lanjut Suryamin, deflasi diakibatkan juga oleh Emas perhiasan dengan andil 0,1 persen. Dengan perubahan harga 4,13 persen yang disebabkan oleh penurunan harga emas International yang mempengaruhi pasar Domestik. &quot;Ketiga, Beras, dengan andil 0,06 persen, perubahan 0,93 persen,&quot; katanya.Suryamin mengatakan, penurunan harga beras dikarenakan sentra-sentra produksi memasuki masa panen. Penurunan harga beras terjadi di 43 IHK terbesar di Bandar Lampung 6 persen, dan Cirebon 4 persen. &quot;Tomat sayur Andil deflasi 0,03 persen dengan perubahan harga 13,9 persen,&quot; jelas Suryamin.Sementara untuk tomat sayur, penurunan terjadi karena curah hujan yang mulai stabil membuat pasokan cukup banyak. Ini deflasi terjadi di 54 kota ihk,terbesar di Jayapura dan Bogor.&quot;Sedangkan cabai rawit mengambil andil deflasi 0,03, dengan perubahan harga 13,56 persen, juga dikarenakan pasokan banyak dan seiring berkurangnya curah hujan,&quot; ujar Suryamin.Sedangkan Inflasi, masih terjadi karena harga bawang merah yang tinggi, dengan kenaikan harga 6,37 persen. &quot;Pengaruh kenaikan karena bulan sebelumnya, Rata-rata bulan April masih tinggi dari Maret. Sebenarnya ini mulai menurun tetapi rata-ratanya tinggi,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga bawang putih yang sudah mulai stabil memberi andil besar pada deflasi pada April ini. Bawang putih yang sempat menjadi penyebab inflasi, kini menjadi salah satu penyebab terjadinya deflasi.&quot;Bawang putih, sudah turun drastis, andilnya 0,18 persen dengan penurun harga 25,6 persen terjadi di 62 IHK,&quot; kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Rabu (1/5/2013).Suryamin mengatakan, penurunan harga tersebut karena stok bawang putih mulai terjaga. Dia menjelaskan, penurunan tertinggi terjadi di Sumenep dan Probolinggo, Sertadi, dan Jember. &quot;Terjadi kenaikan di kota-kota Indeks Harga Konsumen (IHK) rata-rata 10-55 persen,&quot; ujarnya.Kedua, lanjut Suryamin, deflasi diakibatkan juga oleh Emas perhiasan dengan andil 0,1 persen. Dengan perubahan harga 4,13 persen yang disebabkan oleh penurunan harga emas International yang mempengaruhi pasar Domestik. &quot;Ketiga, Beras, dengan andil 0,06 persen, perubahan 0,93 persen,&quot; katanya.Suryamin mengatakan, penurunan harga beras dikarenakan sentra-sentra produksi memasuki masa panen. Penurunan harga beras terjadi di 43 IHK terbesar di Bandar Lampung 6 persen, dan Cirebon 4 persen. &quot;Tomat sayur Andil deflasi 0,03 persen dengan perubahan harga 13,9 persen,&quot; jelas Suryamin.Sementara untuk tomat sayur, penurunan terjadi karena curah hujan yang mulai stabil membuat pasokan cukup banyak. Ini deflasi terjadi di 54 kota ihk,terbesar di Jayapura dan Bogor.&quot;Sedangkan cabai rawit mengambil andil deflasi 0,03, dengan perubahan harga 13,56 persen, juga dikarenakan pasokan banyak dan seiring berkurangnya curah hujan,&quot; ujar Suryamin.Sedangkan Inflasi, masih terjadi karena harga bawang merah yang tinggi, dengan kenaikan harga 6,37 persen. &quot;Pengaruh kenaikan karena bulan sebelumnya, Rata-rata bulan April masih tinggi dari Maret. Sebenarnya ini mulai menurun tetapi rata-ratanya tinggi,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
