<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Industri Kecil di Aceh Terpuruk</title><description>Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) di Aceh terpuruk selama triwulan I-2013.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/320/800597/produksi-industri-kecil-di-aceh-terpuruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/320/800597/produksi-industri-kecil-di-aceh-terpuruk"/><item><title>Produksi Industri Kecil di Aceh Terpuruk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/320/800597/produksi-industri-kecil-di-aceh-terpuruk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/01/320/800597/produksi-industri-kecil-di-aceh-terpuruk</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2013 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/01/320/800597/cXzCPfMuqK.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/01/320/800597/cXzCPfMuqK.jpg</image><title></title></images><description>BANDA ACEH - Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) di Aceh terpuruk selama triwulan I-2013. Dibandingkan capaian triwulan sebelumnya, produksi IMK dalam tiga bulan pertama tahun ini anjlok hingga 4,14 persen.&amp;nbsp; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Hermanto mengatakan, kondisi ini disebabkan oleh beberapa jenis produksi industri mikro dan kecil YANG mengalami penurunan cukup besar pada triwulan I, dibandingkan triwulan IV tahun lalu.&quot;Antara lain produksi kelompok industri percetakan dan reproduksi media rekaman yang mengalami penurunan cukup besar yaitu sebesar 14,17 persen,&quot; katanya dalam konferensi pers di Banda Aceh, Rabu (1/5/2013).Selanjutnya industri makanan produksinya juga turun hingga 8,35 persen. Produksi kelompok industri pakaian dan industri minuman juga sama tekor pada triwulan pertama.Produksi IMK yang menunjukkan pertumbuhan positif adalah produksi barang bukan logam yang naik menjadi 16,30 persen dibanding triwulan sebelumnya, kemudian produksi industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia meningkat 11,84 persen.Pertumbuhan produksi IMK Aceh pada triwulan I-2013 tertinggal jauh dari angka pertumbuhan produksi secara nasional yang mencapai 1,74 persen.Hasil produksi IMK ini berdasarkan survey terhadap 280 usaha mikro dan rumah tangga yang tersebar di Aceh kecuali Kabupaten Simeulu dan Bener Meriah. Pencacahan dilakukan pada April lalu. (wan)</description><content:encoded>BANDA ACEH - Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) di Aceh terpuruk selama triwulan I-2013. Dibandingkan capaian triwulan sebelumnya, produksi IMK dalam tiga bulan pertama tahun ini anjlok hingga 4,14 persen.&amp;nbsp; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Hermanto mengatakan, kondisi ini disebabkan oleh beberapa jenis produksi industri mikro dan kecil YANG mengalami penurunan cukup besar pada triwulan I, dibandingkan triwulan IV tahun lalu.&quot;Antara lain produksi kelompok industri percetakan dan reproduksi media rekaman yang mengalami penurunan cukup besar yaitu sebesar 14,17 persen,&quot; katanya dalam konferensi pers di Banda Aceh, Rabu (1/5/2013).Selanjutnya industri makanan produksinya juga turun hingga 8,35 persen. Produksi kelompok industri pakaian dan industri minuman juga sama tekor pada triwulan pertama.Produksi IMK yang menunjukkan pertumbuhan positif adalah produksi barang bukan logam yang naik menjadi 16,30 persen dibanding triwulan sebelumnya, kemudian produksi industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia meningkat 11,84 persen.Pertumbuhan produksi IMK Aceh pada triwulan I-2013 tertinggal jauh dari angka pertumbuhan produksi secara nasional yang mencapai 1,74 persen.Hasil produksi IMK ini berdasarkan survey terhadap 280 usaha mikro dan rumah tangga yang tersebar di Aceh kecuali Kabupaten Simeulu dan Bener Meriah. Pencacahan dilakukan pada April lalu. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
