<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Tumbuh, Konsumsi Rumah Tangga di Lampung Naik </title><description>Bertumbuhnya perekonomian Lampung sebesar 8,97 persen pada triwulan  I-2013 diiringi dengan meningkatnya tingkat konsumsi rumah tangga  mencapai 0,08 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/07/320/803327/ekonomi-tumbuh-konsumsi-rumah-tangga-di-lampung-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/07/320/803327/ekonomi-tumbuh-konsumsi-rumah-tangga-di-lampung-naik"/><item><title>Ekonomi Tumbuh, Konsumsi Rumah Tangga di Lampung Naik </title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/07/320/803327/ekonomi-tumbuh-konsumsi-rumah-tangga-di-lampung-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/07/320/803327/ekonomi-tumbuh-konsumsi-rumah-tangga-di-lampung-naik</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2013 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Purna Jaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/07/320/803327/Uxl6oFT5oe.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/07/320/803327/Uxl6oFT5oe.jpg</image><title></title></images><description>LAMPUNG - Bertumbuhnya perekonomian Lampung sebesar 8,97 persen pada triwulan I-2013 diiringi dengan meningkatnya tingkat konsumsi rumah tangga mencapai 0,08 persen.&quot;Pada triwulan I terjadi panen raya sehingga para petani banyak membelanjakan pendapatannya,&quot; ujar Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Budi Cahyono, Selasa (7/5/2013).Berdasarkan data BPS Lampung, pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga konstan 2000 mengalami peningkatan dari Rp6,333 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp6,338 miliar pada triwulan I-2013. &quot;Atau secara riil tumbuh 0,08 persen,&quot; katanya.Sedangkan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga juga mengalami peningkatan dari Rp19,905 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp20,337 milyar pada triwulan I-2013.&quot;Bila dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2012, atau tahun ke tahun, konsumsi rumah tangga ini meningkat sebesar 7,11 persen,&quot; tuturnya.Kondisi terbalik justru dialami oleh konsumsi pemerintah yang menurun 45,61 persen dibanding triwulan IV-2012 yang sebesar Rp1,785 miliar menjadi Rp971 milyar pada triwulan I-2013.Sedangkan konsumsi pemerintah atas dasar harga juga mengalami penurunan dari Rp4,995 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp3,076 miliar pada triwulan I-2013. &quot;Pada triwulan pertama biasanya anggaran pemerintah masih belum banyak diserap,&quot; pungkasnya. (wan)</description><content:encoded>LAMPUNG - Bertumbuhnya perekonomian Lampung sebesar 8,97 persen pada triwulan I-2013 diiringi dengan meningkatnya tingkat konsumsi rumah tangga mencapai 0,08 persen.&quot;Pada triwulan I terjadi panen raya sehingga para petani banyak membelanjakan pendapatannya,&quot; ujar Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Budi Cahyono, Selasa (7/5/2013).Berdasarkan data BPS Lampung, pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga konstan 2000 mengalami peningkatan dari Rp6,333 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp6,338 miliar pada triwulan I-2013. &quot;Atau secara riil tumbuh 0,08 persen,&quot; katanya.Sedangkan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga atas dasar harga juga mengalami peningkatan dari Rp19,905 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp20,337 milyar pada triwulan I-2013.&quot;Bila dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2012, atau tahun ke tahun, konsumsi rumah tangga ini meningkat sebesar 7,11 persen,&quot; tuturnya.Kondisi terbalik justru dialami oleh konsumsi pemerintah yang menurun 45,61 persen dibanding triwulan IV-2012 yang sebesar Rp1,785 miliar menjadi Rp971 milyar pada triwulan I-2013.Sedangkan konsumsi pemerintah atas dasar harga juga mengalami penurunan dari Rp4,995 miliar pada triwulan IV-2012 menjadi Rp3,076 miliar pada triwulan I-2013. &quot;Pada triwulan pertama biasanya anggaran pemerintah masih belum banyak diserap,&quot; pungkasnya. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
