<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Perbudakan Buruh Coreng Nama Baik Pengusaha</title><description>&quot;Masalah buruh ini  mesti ada jalan keluar yang baik. Jangan begitu didemo baru diproses. Kasus  perbudakan itu contohnya, sama saja mencoreng nama baik pengusaha,&quot; kata Suryani  di d'Consulate Restaurant, Jakarta, Rabu (8/5/2013).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/08/320/804170/kasus-perbudakan-buruh-coreng-nama-baik-pengusaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/08/320/804170/kasus-perbudakan-buruh-coreng-nama-baik-pengusaha"/><item><title>Kasus Perbudakan Buruh Coreng Nama Baik Pengusaha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/08/320/804170/kasus-perbudakan-buruh-coreng-nama-baik-pengusaha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/08/320/804170/kasus-perbudakan-buruh-coreng-nama-baik-pengusaha</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2013 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/08/320/804170/KIQ8UwrXwc.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/08/320/804170/KIQ8UwrXwc.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Himpunan Pengusaha  Pribumi Indonesia (Hippi) menyatakan, pemerintah harus tanggap dengan persoalan  nasib serta kesejahteraan buruh.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Hippi  Suryani Motik mengatakan, pemerintah jangan sampai menunggu didemo terlebih  dahulu, baru melakukan tindakan untuk para buruh. Menurutnya, jika masalah buruh  ini tidak segera terselesaikan, hal itu mencoreng para  pengusaha.
&amp;nbsp;
&quot;Masalah buruh ini  mesti ada jalan keluar yang baik. Jangan begitu didemo baru diproses. Kasus  perbudakan itu contohnya, sama saja mencoreng nama baik pengusaha,&quot; kata Suryani  di d'Consulate Restaurant, Jakarta, Rabu (8/5/2013).
&amp;nbsp;
Sementara itu, Sekjen  DPP Hippi Herman Heru mengungkapkan, tindakan kekerasan hingga perbudakan yang dilakukan kepada buruh yang di  Tangerang harus ditindaklanjuti melalui jalur hukum.
&amp;nbsp;
Menurut Herman,  mengenai UMP sudah diatur berdasarkan kelas-kelas dari perusahaan itu  sendiri. &quot;UMP tergantung pada  kelas-kelasnya, melihat dari kemampuan perusahaannya, kedudukan yang  balance, jangan disamakan dengan cluster yang tinggi,&quot; jelas  Herman. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Himpunan Pengusaha  Pribumi Indonesia (Hippi) menyatakan, pemerintah harus tanggap dengan persoalan  nasib serta kesejahteraan buruh.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Hippi  Suryani Motik mengatakan, pemerintah jangan sampai menunggu didemo terlebih  dahulu, baru melakukan tindakan untuk para buruh. Menurutnya, jika masalah buruh  ini tidak segera terselesaikan, hal itu mencoreng para  pengusaha.
&amp;nbsp;
&quot;Masalah buruh ini  mesti ada jalan keluar yang baik. Jangan begitu didemo baru diproses. Kasus  perbudakan itu contohnya, sama saja mencoreng nama baik pengusaha,&quot; kata Suryani  di d'Consulate Restaurant, Jakarta, Rabu (8/5/2013).
&amp;nbsp;
Sementara itu, Sekjen  DPP Hippi Herman Heru mengungkapkan, tindakan kekerasan hingga perbudakan yang dilakukan kepada buruh yang di  Tangerang harus ditindaklanjuti melalui jalur hukum.
&amp;nbsp;
Menurut Herman,  mengenai UMP sudah diatur berdasarkan kelas-kelas dari perusahaan itu  sendiri. &quot;UMP tergantung pada  kelas-kelasnya, melihat dari kemampuan perusahaannya, kedudukan yang  balance, jangan disamakan dengan cluster yang tinggi,&quot; jelas  Herman. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
