<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Janji Dukung Pengusaha Perempuan Kembangkan Bisnisnya</title><description>Mendag Gita Wirjawan menyatakan, pengusaha perempuan bisa berperan  besar dalam dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/11/320/805509/mendag-janji-dukung-pengusaha-perempuan-kembangkan-bisnisnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/11/320/805509/mendag-janji-dukung-pengusaha-perempuan-kembangkan-bisnisnya"/><item><title>Mendag Janji Dukung Pengusaha Perempuan Kembangkan Bisnisnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/11/320/805509/mendag-janji-dukung-pengusaha-perempuan-kembangkan-bisnisnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/11/320/805509/mendag-janji-dukung-pengusaha-perempuan-kembangkan-bisnisnya</guid><pubDate>Sabtu 11 Mei 2013 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Mirayanti Hutauruk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/11/320/805509/OHCOMIr0KN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Gita Wirjawan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/11/320/805509/OHCOMIr0KN.jpg</image><title>Mendag Gita Wirjawan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan, pengusaha perempuan bisa berperan besar dalam dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Pasalnya, perempuan memiliki kemampuan manajemen risiko yang baik.&quot;Saya yakin perempuan akan bisa, karena mereka sangat bisa memanejemen risiko dibandingkan dengan laki-laki,&quot; ungkap Gita di Gedung Smesco, Jakarta, Sabtu (11/5/2013).Gita mengatakan, produk-produk yang dihasilkan pengusaha perempuan bisa masuk ke negara-negara ASEAN. Tapi, permasalahannya adalah keterbatasan pendanaan. Karena itu pihaknya akan meningkatkan akses perempuan terhadap pendanaan agar mampu menciptakan produk yang memiliki daya saing di pasar ASEAN.&quot;Populasi kita hanya 20 persen yang punya akses ke pendanaaan. Ini harus ditingkatkan,&amp;rdquo; tuturnya.Untuk itu, Gita mengatakan, kredit kepada pengusaha perempuan akan dimudahkan. &quot;Tentunya, saya akan dan sudah berbicara dengan kementrian terkait dan pelaku usaha perbankan. Tentunya ini harus disikapi ke depannya,&amp;rdquo; ucapnya.Lebih lanjut, ia mengatakan, pendanaan sudah mulai berjalan ke arah yang tepat, sebab KUR tahun ini telah mencapi Rp20 triliunan, jauh lebih besar dari tahun sebelumnya.&quot;Pertumbuhan kredit juga sudah cukup baik,tinggal diarahkan lagi ke tesis investasi untuk bisa bersaing di negara tetanggaga dan dunia,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan, pengusaha perempuan bisa berperan besar dalam dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Pasalnya, perempuan memiliki kemampuan manajemen risiko yang baik.&quot;Saya yakin perempuan akan bisa, karena mereka sangat bisa memanejemen risiko dibandingkan dengan laki-laki,&quot; ungkap Gita di Gedung Smesco, Jakarta, Sabtu (11/5/2013).Gita mengatakan, produk-produk yang dihasilkan pengusaha perempuan bisa masuk ke negara-negara ASEAN. Tapi, permasalahannya adalah keterbatasan pendanaan. Karena itu pihaknya akan meningkatkan akses perempuan terhadap pendanaan agar mampu menciptakan produk yang memiliki daya saing di pasar ASEAN.&quot;Populasi kita hanya 20 persen yang punya akses ke pendanaaan. Ini harus ditingkatkan,&amp;rdquo; tuturnya.Untuk itu, Gita mengatakan, kredit kepada pengusaha perempuan akan dimudahkan. &quot;Tentunya, saya akan dan sudah berbicara dengan kementrian terkait dan pelaku usaha perbankan. Tentunya ini harus disikapi ke depannya,&amp;rdquo; ucapnya.Lebih lanjut, ia mengatakan, pendanaan sudah mulai berjalan ke arah yang tepat, sebab KUR tahun ini telah mencapi Rp20 triliunan, jauh lebih besar dari tahun sebelumnya.&quot;Pertumbuhan kredit juga sudah cukup baik,tinggal diarahkan lagi ke tesis investasi untuk bisa bersaing di negara tetanggaga dan dunia,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
