<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BBM Naik, Inflasi Bakal Tembus 8,5%</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan akan berada  di kisaran 6,15 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/14/20/806809/bbm-naik-inflasi-bakal-tembus-8-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/14/20/806809/bbm-naik-inflasi-bakal-tembus-8-5"/><item><title>BBM Naik, Inflasi Bakal Tembus 8,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/14/20/806809/bbm-naik-inflasi-bakal-tembus-8-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/14/20/806809/bbm-naik-inflasi-bakal-tembus-8-5</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2013 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/14/20/806809/p1V150CeQ8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/14/20/806809/p1V150CeQ8.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan akan berada di kisaran 6,15 persen. Sementara, untuk inflasi diprediksikan akan melonjak ke 8,1-8,5 persen.&quot;Kita memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai akhir tahun 6,15 persen,&quot; jelas Chief Economist Bank Mandiri Destry Damayanti, di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (14/5/2013).Destry mengatakan, melihat pertumbuhan ekonomi kuartal I-2013 memang masih di atas pertumbuhan rata-rata 2006-2012 yakni 5,9 persen. Meski demikian, tren perekonomian Indonesia sudah mulai melambat. &quot;Apalagi kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi terus menurun sejak kuartal III-2012,&quot; jelasnya.Selain itu, Destry memproyeksikan inflasi tanpa kenaikan BBM akan berada di kisaran 5,7 persen. Sedangkan, jika diberlakukan kenaikan BBM, diperkirakan mencapai 8,1-8,5 persen.Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2013 diprakirakan juga akan lebih rendah dari prakiraan sebelumnya, dan berada di tingkat yang tidak jauh berbeda dari tingkat pertumbuhan triwulan I-2013. BI menilai, konsumsi rumah tangga tumbuh melambat sejalan dengan menurunnya daya beli akibat inflasi bahan makanan, dan meningkatnya ekspektasi inflasi terkait dengan ketidakpastian kebijakan subsidi BBM bersubsidi.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan akan berada di kisaran 6,15 persen. Sementara, untuk inflasi diprediksikan akan melonjak ke 8,1-8,5 persen.&quot;Kita memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai akhir tahun 6,15 persen,&quot; jelas Chief Economist Bank Mandiri Destry Damayanti, di Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (14/5/2013).Destry mengatakan, melihat pertumbuhan ekonomi kuartal I-2013 memang masih di atas pertumbuhan rata-rata 2006-2012 yakni 5,9 persen. Meski demikian, tren perekonomian Indonesia sudah mulai melambat. &quot;Apalagi kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi terus menurun sejak kuartal III-2012,&quot; jelasnya.Selain itu, Destry memproyeksikan inflasi tanpa kenaikan BBM akan berada di kisaran 5,7 persen. Sedangkan, jika diberlakukan kenaikan BBM, diperkirakan mencapai 8,1-8,5 persen.Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2013 diprakirakan juga akan lebih rendah dari prakiraan sebelumnya, dan berada di tingkat yang tidak jauh berbeda dari tingkat pertumbuhan triwulan I-2013. BI menilai, konsumsi rumah tangga tumbuh melambat sejalan dengan menurunnya daya beli akibat inflasi bahan makanan, dan meningkatnya ekspektasi inflasi terkait dengan ketidakpastian kebijakan subsidi BBM bersubsidi.</content:encoded></item></channel></rss>
