<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Anak Usaha Pertamina Bakal Didorong Melantai ke Bursa</title><description>Dalam masterplan milik Pertamina, anak usaha yang berjalan di sektor non  core Pertamina diupayakan untuk mandiri agar perusahaan tersebut  dapat tumbuh cepat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/16/19/808135/anak-usaha-pertamina-bakal-didorong-melantai-ke-bursa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/16/19/808135/anak-usaha-pertamina-bakal-didorong-melantai-ke-bursa"/><item><title> Anak Usaha Pertamina Bakal Didorong Melantai ke Bursa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/16/19/808135/anak-usaha-pertamina-bakal-didorong-melantai-ke-bursa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/16/19/808135/anak-usaha-pertamina-bakal-didorong-melantai-ke-bursa</guid><pubDate>Kamis 16 Mei 2013 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/16/19/808135/ZEaVuytCg8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/16/19/808135/ZEaVuytCg8.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku siap membawa beberapa anak usahanya di sektor downstream industri minyak dan gas bumi (migas) dengan mencatatkan Intial Public Offering (IPO)/Listing di lantai Bursa Efek Indonosia (BEI).&quot;Tugas kita inline dengan transformasi selaku korporasi, golnya adalah mereka boleh mandiri, mereka boleh go publik, tapi yang bisa memastikan waktunya adalah kementerian BUMN,&quot; ujar Komisaris Utama Pertamina Sugiharto, kepada wartawan di JCC, Jakarta, Kamis (16/5/2013).Sugiharto menjelaskan, dalam masterplan milik Pertamina, anak usaha yang berjalan di sektor non core Pertamina diupayakan untuk mandiri agar perusahaan tersebut dapat tumbuh cepat.&quot;Bagaimana caranya bisa juga dengan go public, jadi mereka didorong untuk berlomba-lomba dalam peta jalannya mereka akan go publik, tapi kapannya itu tergantung pada persiapan masing-masing,&quot; jelasnya.Sugiharto mengungkapkan, saat ini para anak perusahaan Pertamina sedang melalui proses menuju ke arah go public dan pengembangan kapasitasnya.&quot;Seperti Pertagas juga bisnis modelnya masih jauh di bawah PGN, kalau kita paksakan sekarang maka delusi efeknya kepada kepemilikan pemerintah sangat besar, dan itu akan merugikan pemerintah,&quot; tandas Sugiharto.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku siap membawa beberapa anak usahanya di sektor downstream industri minyak dan gas bumi (migas) dengan mencatatkan Intial Public Offering (IPO)/Listing di lantai Bursa Efek Indonosia (BEI).&quot;Tugas kita inline dengan transformasi selaku korporasi, golnya adalah mereka boleh mandiri, mereka boleh go publik, tapi yang bisa memastikan waktunya adalah kementerian BUMN,&quot; ujar Komisaris Utama Pertamina Sugiharto, kepada wartawan di JCC, Jakarta, Kamis (16/5/2013).Sugiharto menjelaskan, dalam masterplan milik Pertamina, anak usaha yang berjalan di sektor non core Pertamina diupayakan untuk mandiri agar perusahaan tersebut dapat tumbuh cepat.&quot;Bagaimana caranya bisa juga dengan go public, jadi mereka didorong untuk berlomba-lomba dalam peta jalannya mereka akan go publik, tapi kapannya itu tergantung pada persiapan masing-masing,&quot; jelasnya.Sugiharto mengungkapkan, saat ini para anak perusahaan Pertamina sedang melalui proses menuju ke arah go public dan pengembangan kapasitasnya.&quot;Seperti Pertagas juga bisnis modelnya masih jauh di bawah PGN, kalau kita paksakan sekarang maka delusi efeknya kepada kepemilikan pemerintah sangat besar, dan itu akan merugikan pemerintah,&quot; tandas Sugiharto.</content:encoded></item></channel></rss>
