<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2030, Indonesia Butuh 113 Juta 'Tenaga Kerja Pintar'</title><description>Peluang pasar di 2030 akan mencapai USD1,8 Triliun pada sektor jasa,  pertanian dan perikanan, sumber daya alam dan pendidikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/18/320/808952/2030-indonesia-butuh-113-juta-tenaga-kerja-pintar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/18/320/808952/2030-indonesia-butuh-113-juta-tenaga-kerja-pintar"/><item><title>2030, Indonesia Butuh 113 Juta 'Tenaga Kerja Pintar'</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/18/320/808952/2030-indonesia-butuh-113-juta-tenaga-kerja-pintar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/18/320/808952/2030-indonesia-butuh-113-juta-tenaga-kerja-pintar</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2013 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/18/320/808952/LjTqImo51m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/18/320/808952/LjTqImo51m.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>BANDUNG - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinaungi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pada 2030 Indonesia membutuhkan 113 juta tenaga kerja terdidik.&quot;Saat ini hanya 55 juta tenaga kerja terdidik (skilled workers). Di 2030 akan menyentuh angka 113 juta tenaga kerja terdidik (skilled workers) yang dibutuhkan,&quot; kata Sekretaris Jenderal Menteri Keuangan Kiagus Badaruddin saat pelatihan terkait anggaran pendidikan di Hotel Marbela Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2013).Dia menjelaskan, untuk peluang pasar di 2030 akan mencapai USD1,8 Triliun pada sektor jasa, pertanian dan perikanan, sumber daya alam dan pendidikan. &quot;Saat ini hanya USD 0,5 Triliun peluang pasar pada sektor jasa, pertanian dan perikanan, sumber daya alam dan pendidikan,&quot; jelasnya.Sedangkan untuk Produk Domestik Bruto (PDB) menurut Ki Agus, Indonesia&amp;nbsp; di 2030 akan menyumbang 86 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dari 71 persen populasi di perkotaan. &quot;Ini jauh meningkat dari saat ini yang menyumbang 74 persen PDB dari 53 persen populasi perkotaan,&quot; ucap Ki Agus.Lanjut Ki Agus mengungkapkan, saat ini perekonomian Indonesia menduduki di 16 besar perekonomian dunia. Namun di 2030 perekonomian kita akan di 7 besar perekonomian dunia.</description><content:encoded>BANDUNG - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinaungi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan pada 2030 Indonesia membutuhkan 113 juta tenaga kerja terdidik.&quot;Saat ini hanya 55 juta tenaga kerja terdidik (skilled workers). Di 2030 akan menyentuh angka 113 juta tenaga kerja terdidik (skilled workers) yang dibutuhkan,&quot; kata Sekretaris Jenderal Menteri Keuangan Kiagus Badaruddin saat pelatihan terkait anggaran pendidikan di Hotel Marbela Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2013).Dia menjelaskan, untuk peluang pasar di 2030 akan mencapai USD1,8 Triliun pada sektor jasa, pertanian dan perikanan, sumber daya alam dan pendidikan. &quot;Saat ini hanya USD 0,5 Triliun peluang pasar pada sektor jasa, pertanian dan perikanan, sumber daya alam dan pendidikan,&quot; jelasnya.Sedangkan untuk Produk Domestik Bruto (PDB) menurut Ki Agus, Indonesia&amp;nbsp; di 2030 akan menyumbang 86 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dari 71 persen populasi di perkotaan. &quot;Ini jauh meningkat dari saat ini yang menyumbang 74 persen PDB dari 53 persen populasi perkotaan,&quot; ucap Ki Agus.Lanjut Ki Agus mengungkapkan, saat ini perekonomian Indonesia menduduki di 16 besar perekonomian dunia. Namun di 2030 perekonomian kita akan di 7 besar perekonomian dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
