<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebijakan BBM Jadi Salah Satu Tantangan Terberat Indonesia</title><description>Sementara tantangan yang kedua menurutnya adalah tekanan defisit anggaran karena subsidi BBM yang meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809527/kebijakan-bbm-jadi-salah-satu-tantangan-terberat-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809527/kebijakan-bbm-jadi-salah-satu-tantangan-terberat-indonesia"/><item><title>Kebijakan BBM Jadi Salah Satu Tantangan Terberat Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809527/kebijakan-bbm-jadi-salah-satu-tantangan-terberat-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809527/kebijakan-bbm-jadi-salah-satu-tantangan-terberat-indonesia</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2013 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Mirayanti Hutauruk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/20/19/809527/JsF9p7fZ4w.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/20/19/809527/JsF9p7fZ4w.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Plt Menteri Keuangan Hatta Rajasa memimpin upacara perayaan kebangkitan nasional yang ke-105 di lapangan upacara kantor Kementerian Keuangan.Dalam kata sambutannya dalam upacara tersebut Hatta menyampaikan tiga hal tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. &quot;Tiga tangtangan yang kita hadapi. Pertama, prospek ekonomi global masih belum membaik sehingga berdampak pada ekonomi Indonesia,&quot; ungkap Hatta dalam sambutannya, Jakarta, Senin (20/5/13).Hatta mengatakan, krisis ekonomi global tersebut menyebabkan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 6,2 persen. Sementara tantangan yang kedua menurutnya adalah tekanan defisit anggaran karena subsidi BBM yang meningkat.&quot;Kita sudah masuk pada era harga minyak APBN diatas subsidi yang meningkat sehingga tekanan dalam APBN meningkat,&quot; tuturnya.Tantangan yang ketiga adalah mandeknya pembangunan infrastruktur. &quot;Karena itu kita perlu meningkatkan daya saing dengan terus mempercepat pembangunan infrastruktur agar produksi indonesia meningkat,&quot; ucapnya.Lebih lanjut Hatta mengatakan, perlu pengelolaan fiskal dengan prinsip kehati-hatian dan mampu menjaga stabilitas ekonomi makro sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi tumbuh cepat.&quot;Kita harap ini tetap bisa dijaga di tengah gejolak krisis ekonomi global,&quot; pungkasnya. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Plt Menteri Keuangan Hatta Rajasa memimpin upacara perayaan kebangkitan nasional yang ke-105 di lapangan upacara kantor Kementerian Keuangan.Dalam kata sambutannya dalam upacara tersebut Hatta menyampaikan tiga hal tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. &quot;Tiga tangtangan yang kita hadapi. Pertama, prospek ekonomi global masih belum membaik sehingga berdampak pada ekonomi Indonesia,&quot; ungkap Hatta dalam sambutannya, Jakarta, Senin (20/5/13).Hatta mengatakan, krisis ekonomi global tersebut menyebabkan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 6,2 persen. Sementara tantangan yang kedua menurutnya adalah tekanan defisit anggaran karena subsidi BBM yang meningkat.&quot;Kita sudah masuk pada era harga minyak APBN diatas subsidi yang meningkat sehingga tekanan dalam APBN meningkat,&quot; tuturnya.Tantangan yang ketiga adalah mandeknya pembangunan infrastruktur. &quot;Karena itu kita perlu meningkatkan daya saing dengan terus mempercepat pembangunan infrastruktur agar produksi indonesia meningkat,&quot; ucapnya.Lebih lanjut Hatta mengatakan, perlu pengelolaan fiskal dengan prinsip kehati-hatian dan mampu menjaga stabilitas ekonomi makro sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi tumbuh cepat.&quot;Kita harap ini tetap bisa dijaga di tengah gejolak krisis ekonomi global,&quot; pungkasnya. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
