<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Smelter Bakal Bebaskan RI dari Jerat China</title><description>UU Minerba tersebut ini akan menghentikan supply raw material tambang  dari Indonesia kepada China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809622/pembangunan-smelter-bakal-bebaskan-ri-dari-jerat-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809622/pembangunan-smelter-bakal-bebaskan-ri-dari-jerat-china"/><item><title>Pembangunan Smelter Bakal Bebaskan RI dari Jerat China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809622/pembangunan-smelter-bakal-bebaskan-ri-dari-jerat-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/19/809622/pembangunan-smelter-bakal-bebaskan-ri-dari-jerat-china</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2013 13:24 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/20/19/809622/Wsl167M7tI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/20/19/809622/Wsl167M7tI.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Pertambangan Daerah (Aspperda) akan tetap mejalankan Undang Undang Mineral dan Batu Bara Nomor 4 tahun 2009 mengenai hilirasi tambang yang mewajibkan pembangunan smelter.&quot;Kami pengusaha pertambangan harus melakukan pembangunan smelter sesuai dengan amanat hilirisasi pertambangan di UU tersebut,&quot; ujar Ketua Umum Aspperda Tonny Uloli saat konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta, Senin (20/5/2013).&quot;Dan sudah saatnya UU Nomor 4 tahun 2009 ini kita tegakkan supaya bangsa akan besar. Kalau kita biarkan UU ini mandul yang rugi kita juga. Kita tidak akan berkembang lebih baik,&quot; lanjut dia.Tonny menjelaskan, memang investasi pembangunan smelter besar, namun hal tersebut bisa disiasati oleh kerjasama antara pemerintah dan pengusaha tambang terkait.&quot;Misalnya membentuk klasteriasi, agar mereka bisa kerjasama dengan perusahaan yang besar untuk membangun smelter,&quot; jelas Tonny. Tonny mengungkapkan, UU Minerba tersebut ini akan menghentikan supply raw material tambang dari Indonesia kepada China, yang tidak mau mengambil sumber daya alamnya sendiri untuk membangun bangsanya.&quot;China itu kan tidak mau sumber daya alamnya diambil dulu, mereka mengambil dari dunia dulu baru setelah di dunia habis mereka ambil dari alamnya, nah Indonesia sudah memahami permasalahan ini,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Pertambangan Daerah (Aspperda) akan tetap mejalankan Undang Undang Mineral dan Batu Bara Nomor 4 tahun 2009 mengenai hilirasi tambang yang mewajibkan pembangunan smelter.&quot;Kami pengusaha pertambangan harus melakukan pembangunan smelter sesuai dengan amanat hilirisasi pertambangan di UU tersebut,&quot; ujar Ketua Umum Aspperda Tonny Uloli saat konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta, Senin (20/5/2013).&quot;Dan sudah saatnya UU Nomor 4 tahun 2009 ini kita tegakkan supaya bangsa akan besar. Kalau kita biarkan UU ini mandul yang rugi kita juga. Kita tidak akan berkembang lebih baik,&quot; lanjut dia.Tonny menjelaskan, memang investasi pembangunan smelter besar, namun hal tersebut bisa disiasati oleh kerjasama antara pemerintah dan pengusaha tambang terkait.&quot;Misalnya membentuk klasteriasi, agar mereka bisa kerjasama dengan perusahaan yang besar untuk membangun smelter,&quot; jelas Tonny. Tonny mengungkapkan, UU Minerba tersebut ini akan menghentikan supply raw material tambang dari Indonesia kepada China, yang tidak mau mengambil sumber daya alamnya sendiri untuk membangun bangsanya.&quot;China itu kan tidak mau sumber daya alamnya diambil dulu, mereka mengambil dari dunia dulu baru setelah di dunia habis mereka ambil dari alamnya, nah Indonesia sudah memahami permasalahan ini,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
