<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miliki Lahan 20 Ha di Sentul, Lippo Bangun Mal Terbesar</title><description>Di dalam proyek prestisius itu juga akan dibangun pusat perbelanjaan  (mal) seluas 250 meter persegi (m2) yang merupakan salah satu terbesar  di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/471/809771/miliki-lahan-20-ha-di-sentul-lippo-bangun-mal-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/471/809771/miliki-lahan-20-ha-di-sentul-lippo-bangun-mal-terbesar"/><item><title>Miliki Lahan 20 Ha di Sentul, Lippo Bangun Mal Terbesar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/471/809771/miliki-lahan-20-ha-di-sentul-lippo-bangun-mal-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/20/471/809771/miliki-lahan-20-ha-di-sentul-lippo-bangun-mal-terbesar</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2013 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Januarita Benu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/20/471/809771/b1aWhnyKvw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu mal milik Lippo di Jakarta (Foto: Runi Sari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/20/471/809771/b1aWhnyKvw.jpg</image><title>Salah satu mal milik Lippo di Jakarta (Foto: Runi Sari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengembang properti Lippo Group memiliki bank tanah (land bank) seluas 20 hektare (ha) di kawasan Sentul City. Di dalam kawasan tersebut akan dibangun integrated project yang di dalamnya terdapat perkantoran, apartemen, mal, rumah sakit, sekolah internasional dan hotel berbintang. CEO Lippo Homes Ivan Budiono mengatakan, pembangunan proyek tersebut membutuhkan investasi sebesar Rp8 triliun. Investasi tersebut seluruhnya berasal dari ekuitas (modal) Lippo dan pinjaman dari bank. &quot;Di lahan seluas 20 ha tersebut akan dikembangkan integrated project, yang rencananya mulai dikerjakan tahun ini. Namun, kini masih dalam tahap membuat desainnya,&quot; kata Ivan saat ditemui di Kemang Village, Jakarta, Senin (20/5/2013). Dia menambahkan, di dalam proyek prestisius itu juga akan dibangun pusat perbelanjaan (mal) seluas 250 meter persegi (m2) yang merupakan salah satu terbesar di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut Ivan juga mengonfirmasi bahwa lahan tersebut telah dimiliki Lippo sejak belasan tahun lalu dan bukan merupakan hasil akuisisi dari Sentul City. Itu menjadikan integrated development yang akan dibangun ini menjadi ikon baru untuk Selatan Jakarta, Sentul City dan kota Bogor. Dan dipastikan akan&amp;nbsp; menjadi pusat destinasi&amp;nbsp; dengan perkiraan kunjungan sekitar 50 juta orang per tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengembang properti Lippo Group memiliki bank tanah (land bank) seluas 20 hektare (ha) di kawasan Sentul City. Di dalam kawasan tersebut akan dibangun integrated project yang di dalamnya terdapat perkantoran, apartemen, mal, rumah sakit, sekolah internasional dan hotel berbintang. CEO Lippo Homes Ivan Budiono mengatakan, pembangunan proyek tersebut membutuhkan investasi sebesar Rp8 triliun. Investasi tersebut seluruhnya berasal dari ekuitas (modal) Lippo dan pinjaman dari bank. &quot;Di lahan seluas 20 ha tersebut akan dikembangkan integrated project, yang rencananya mulai dikerjakan tahun ini. Namun, kini masih dalam tahap membuat desainnya,&quot; kata Ivan saat ditemui di Kemang Village, Jakarta, Senin (20/5/2013). Dia menambahkan, di dalam proyek prestisius itu juga akan dibangun pusat perbelanjaan (mal) seluas 250 meter persegi (m2) yang merupakan salah satu terbesar di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut Ivan juga mengonfirmasi bahwa lahan tersebut telah dimiliki Lippo sejak belasan tahun lalu dan bukan merupakan hasil akuisisi dari Sentul City. Itu menjadikan integrated development yang akan dibangun ini menjadi ikon baru untuk Selatan Jakarta, Sentul City dan kota Bogor. Dan dipastikan akan&amp;nbsp; menjadi pusat destinasi&amp;nbsp; dengan perkiraan kunjungan sekitar 50 juta orang per tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
