<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chatib Basri di Mata Muliaman Hadad</title><description>Menurutnya, sosok Chatib Basri akan mampu dalam membangun sistem  stabilitas keuangan yaitu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik  sesama industri keuangan lainnya, seperti OJK, BI dan Kementerian  Keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/21/20/810108/chatib-basri-di-mata-muliaman-hadad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/21/20/810108/chatib-basri-di-mata-muliaman-hadad"/><item><title>Chatib Basri di Mata Muliaman Hadad</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/21/20/810108/chatib-basri-di-mata-muliaman-hadad</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/21/20/810108/chatib-basri-di-mata-muliaman-hadad</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2013 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/21/20/810108/pEQ6yU8Rzx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mulyaman Hadad</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/21/20/810108/pEQ6yU8Rzx.jpg</image><title>Mulyaman Hadad</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menilai, sosok Chatib Basri yang telah ditunjuk menjadi Menteri Keuangan menggantikan Agus Martowardojo merupakan sosok yang memiliki kemampuan di bidang ekonomi.&quot;Kita sudah lama berkomunikasi, dengan kapasitas beliau sebelumnya sebagai pengamat ekonomi, maka menurut saya tidak terlalu sulit untuk berkomunikasi dengan industri keuangan lainnya,&quot; ungkap&amp;nbsp; Muliaman dalam seminar literasi keuangan di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (21/5/2013). Menurutnya, sosok Chatib Basri akan mampu dalam membangun sistem stabilitas keuangan yaitu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik sesama industri keuangan lainnya, seperti OJK, BI dan Kementerian Keuangan.&quot;Saya setuju dengan beliau terkait terwujudnya sistem stabilitas keuangan,&quot; jelas dia.Sekedar informasi, Chatib Basri pada hari ini, Selasa 22 Mei akan dilantik menjadi Menteri Keuangan.Chatib adalah seorang ekonom, peneliti, dan profesional asal Indonesia yang menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sejak 14 Juni 2012.Pria kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1965 ini memiliki keahlian terutama dalam bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. Ia pernah duduk sebagai Penasehat Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia (2006-2010), Sherpa Indonesia untuk G-20 (2008) dan Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010). (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menilai, sosok Chatib Basri yang telah ditunjuk menjadi Menteri Keuangan menggantikan Agus Martowardojo merupakan sosok yang memiliki kemampuan di bidang ekonomi.&quot;Kita sudah lama berkomunikasi, dengan kapasitas beliau sebelumnya sebagai pengamat ekonomi, maka menurut saya tidak terlalu sulit untuk berkomunikasi dengan industri keuangan lainnya,&quot; ungkap&amp;nbsp; Muliaman dalam seminar literasi keuangan di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (21/5/2013). Menurutnya, sosok Chatib Basri akan mampu dalam membangun sistem stabilitas keuangan yaitu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik sesama industri keuangan lainnya, seperti OJK, BI dan Kementerian Keuangan.&quot;Saya setuju dengan beliau terkait terwujudnya sistem stabilitas keuangan,&quot; jelas dia.Sekedar informasi, Chatib Basri pada hari ini, Selasa 22 Mei akan dilantik menjadi Menteri Keuangan.Chatib adalah seorang ekonom, peneliti, dan profesional asal Indonesia yang menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sejak 14 Juni 2012.Pria kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1965 ini memiliki keahlian terutama dalam bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik. Ia pernah duduk sebagai Penasehat Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia (2006-2010), Sherpa Indonesia untuk G-20 (2008) dan Deputi Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010). (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
