<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MerpatiPos Siap Mengudara 5 Juni</title><description>PT Merpati Airlines akan melakukan kerjasama dengan PT Pos Indonesia  untuk menggarap sektor kargo atau logistik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/22/320/810682/merpatipos-siap-mengudara-5-juni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/22/320/810682/merpatipos-siap-mengudara-5-juni"/><item><title>MerpatiPos Siap Mengudara 5 Juni</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/22/320/810682/merpatipos-siap-mengudara-5-juni</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/22/320/810682/merpatipos-siap-mengudara-5-juni</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2013 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/22/320/810682/m2S2ZrCup7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/22/320/810682/m2S2ZrCup7.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Merpati Airlines akan melakukan kerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk menggarap sektor kargo atau logistik. Hasil dari kerjasama ini, akan ada pesawat gabungan antara keduanya.&quot;Kita sediakan pesawat, pesawat dicat orange, launching 5 Juni,&quot; kata Direktur Utama PT Merpati Nusantara Rudy Setyapurnomo usai acara BUMN Marketeers Club di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (22/5/2013).Rudy menjelaskan, kerjasama ini maka memiliki manfaat tersendiri bagi Merpati. Menurutnya, dengan adanya kerjasama ini maka dapat memesan tiket Merpati di gerai atau outlet Pos Indonesia di seluruh Indonesia.Tidak hanya itu, untuk melaksanakan kerjasama tersebut, Merpati menyediakan pesawat dengan jenis Twin Otter. Dengan demikian, pesawat ini dapat melayani jasa pengiriman hingga Indonesia bagian timur. &quot;Target 50 tapi secara bertahap dan tergantung pasarnya, kalau baik kita akan tambah lagi,&quot; katanyaDiberitakan sebelumnya, PT Pos menggandeng PT Merpati Nusantara Airlines untuk layanan kargo udara MerpatiPos. Sinergi dua BUMN ini memiliki peluang besar dalam pengembangan pengiriman logistik.Dirut Pos Indonesia I Ketut Mardjana, mengungkapkan, kerjasama perusahaan BUMN ini memiliki beberapa peluang besar yakni pasar yang sangat besar dengan pertumbuhan sembilan persen dengan perkiraan bisnis sebesar Rp152,1 triliun di 2012.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Merpati Airlines akan melakukan kerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk menggarap sektor kargo atau logistik. Hasil dari kerjasama ini, akan ada pesawat gabungan antara keduanya.&quot;Kita sediakan pesawat, pesawat dicat orange, launching 5 Juni,&quot; kata Direktur Utama PT Merpati Nusantara Rudy Setyapurnomo usai acara BUMN Marketeers Club di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (22/5/2013).Rudy menjelaskan, kerjasama ini maka memiliki manfaat tersendiri bagi Merpati. Menurutnya, dengan adanya kerjasama ini maka dapat memesan tiket Merpati di gerai atau outlet Pos Indonesia di seluruh Indonesia.Tidak hanya itu, untuk melaksanakan kerjasama tersebut, Merpati menyediakan pesawat dengan jenis Twin Otter. Dengan demikian, pesawat ini dapat melayani jasa pengiriman hingga Indonesia bagian timur. &quot;Target 50 tapi secara bertahap dan tergantung pasarnya, kalau baik kita akan tambah lagi,&quot; katanyaDiberitakan sebelumnya, PT Pos menggandeng PT Merpati Nusantara Airlines untuk layanan kargo udara MerpatiPos. Sinergi dua BUMN ini memiliki peluang besar dalam pengembangan pengiriman logistik.Dirut Pos Indonesia I Ketut Mardjana, mengungkapkan, kerjasama perusahaan BUMN ini memiliki beberapa peluang besar yakni pasar yang sangat besar dengan pertumbuhan sembilan persen dengan perkiraan bisnis sebesar Rp152,1 triliun di 2012.</content:encoded></item></channel></rss>
