<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Sanksi Ekonomi RI Bakal Capai Target</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mematok pertumbuhan ekonomi di kisaran  6,4-6,9 persen pada Rancangan APBN 2014.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/20/811534/dpr-sanksi-ekonomi-ri-bakal-capai-target</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/20/811534/dpr-sanksi-ekonomi-ri-bakal-capai-target"/><item><title>DPR Sanksi Ekonomi RI Bakal Capai Target</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/20/811534/dpr-sanksi-ekonomi-ri-bakal-capai-target</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/20/811534/dpr-sanksi-ekonomi-ri-bakal-capai-target</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2013 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/23/20/811534/skgfmODOFG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/23/20/811534/skgfmODOFG.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mematok pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,4-6,9 persen pada Rancangan APBN 2014. Namun, asumsi pertumbuhan ekonomi tersebut dinilai terlalu optimistis.Saat Paripurna DPR, pemerintah mendapat banyak masukan dari fraksi-fraksi. Seperti Perwakilan Fraksi PDI-P Sayed Muhammad Muliadi mengatakan dalam RAPBN 2014 pemerintah terlalu optimistis dengan pertumbuhan 6,4-6,9 persen.&quot;Padahal dalam Rancangan APBN-Perubahan 2013, pertumbuhan ekonomi justru diturunkan akibat pengurangan subsidi BBM, inflasi 3,5-5,5 persen perlu dipertanyakan, tekanan kenaikan harga telah terjadi beberapa tahun trakhir,&quot; ujar Sayed di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Begitu pula dari Faksi Hanura, yang diwakili Ferdinand Sampurna Jaya mengatakan, pertumbuhan 6,4-6,9 persen harus mencermati ekonomi global yang belum pulih dan domestik kuat lewat konsumsi dan investasi. &quot;Hanura berpendapat angka pemerintah masih lebih tinggi dan terlalu optimistis. Moderat 6,1-6,5 persen,&quot; ujar Ferdinand.Sekadar informasi, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, dalam RPJMN pertumbuhan ekonomi pada 2014, diperkirakan akan mencapai 7,2-7,7 persen. Sedangkan dalam Rancangan APBN 2014 pertumbuhan dipatok 6,4-6,9 persen.Pertumbuhan global diperkirakan akan lebih baik dari pada yang terjadi sekarang. Menurutnya, hampir semua konsensus yang ada itu menyatakan bahwa global growth akan lebih baik dengan kondisi 4 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mematok pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,4-6,9 persen pada Rancangan APBN 2014. Namun, asumsi pertumbuhan ekonomi tersebut dinilai terlalu optimistis.Saat Paripurna DPR, pemerintah mendapat banyak masukan dari fraksi-fraksi. Seperti Perwakilan Fraksi PDI-P Sayed Muhammad Muliadi mengatakan dalam RAPBN 2014 pemerintah terlalu optimistis dengan pertumbuhan 6,4-6,9 persen.&quot;Padahal dalam Rancangan APBN-Perubahan 2013, pertumbuhan ekonomi justru diturunkan akibat pengurangan subsidi BBM, inflasi 3,5-5,5 persen perlu dipertanyakan, tekanan kenaikan harga telah terjadi beberapa tahun trakhir,&quot; ujar Sayed di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Begitu pula dari Faksi Hanura, yang diwakili Ferdinand Sampurna Jaya mengatakan, pertumbuhan 6,4-6,9 persen harus mencermati ekonomi global yang belum pulih dan domestik kuat lewat konsumsi dan investasi. &quot;Hanura berpendapat angka pemerintah masih lebih tinggi dan terlalu optimistis. Moderat 6,1-6,5 persen,&quot; ujar Ferdinand.Sekadar informasi, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, dalam RPJMN pertumbuhan ekonomi pada 2014, diperkirakan akan mencapai 7,2-7,7 persen. Sedangkan dalam Rancangan APBN 2014 pertumbuhan dipatok 6,4-6,9 persen.Pertumbuhan global diperkirakan akan lebih baik dari pada yang terjadi sekarang. Menurutnya, hampir semua konsensus yang ada itu menyatakan bahwa global growth akan lebih baik dengan kondisi 4 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
