<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> AC KRL Tak Dingin, Ini Tanggapan KAI</title><description>Pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) mengeluhkan Air Conditioner (AC)  di beberapa gerbong yang tidak berfungsi maksimal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/320/811462/ac-krl-tak-dingin-ini-tanggapan-kai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/320/811462/ac-krl-tak-dingin-ini-tanggapan-kai"/><item><title> AC KRL Tak Dingin, Ini Tanggapan KAI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/320/811462/ac-krl-tak-dingin-ini-tanggapan-kai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/23/320/811462/ac-krl-tak-dingin-ini-tanggapan-kai</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2013 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/23/320/811462/aLneuLIMKN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/23/320/811462/aLneuLIMKN.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) mengeluhkan Air Conditioner (AC) di beberapa gerbong yang tidak berfungsi maksimal. Lalu, apa tanggapan PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek selaku pelaksana?Kepala Humas PT KAI (Persero) Mateta Rizalulhaq menjelaskan, beberapa gerbong KRL AC tidak dingin atau kurang dingin, disebabkan karena kurangnya pasokan gardu listrik, yang membuat listrik naik turun.&quot;Problemnya naik turun listrik, karena dengan gardu yang saat ini kurang mencukupi,&quot; kata Mateta kepada wartawan di kantornya, Jalan Juanda, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Dia menjelaskan, saat ini pihaknya tetap berupaya memperbaiki AC agar tetap dingin, dan tidak melimpahkan masalah ini kepada pemerintah dengan alasan kekurangan gardu. &quot;Kami tidak berhenti perbaiki AC, kami terus lakukan perbaikan dengan membersihkan dan perawatan,&quot; katanya.Oleh karena itu, dia berharap rencana pemerintah untuk membangun tambahan gardu dapat segera terealisasi, agar masalah yang terjadi seperti ini dapat diminimalisir.&quot;Kami harapkan empat gardu yang akan dibangun pemerintah cepat selesai, biar AC tetap bisa dingin dan bertahan lama tanpa naik turun,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) mengeluhkan Air Conditioner (AC) di beberapa gerbong yang tidak berfungsi maksimal. Lalu, apa tanggapan PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek selaku pelaksana?Kepala Humas PT KAI (Persero) Mateta Rizalulhaq menjelaskan, beberapa gerbong KRL AC tidak dingin atau kurang dingin, disebabkan karena kurangnya pasokan gardu listrik, yang membuat listrik naik turun.&quot;Problemnya naik turun listrik, karena dengan gardu yang saat ini kurang mencukupi,&quot; kata Mateta kepada wartawan di kantornya, Jalan Juanda, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Dia menjelaskan, saat ini pihaknya tetap berupaya memperbaiki AC agar tetap dingin, dan tidak melimpahkan masalah ini kepada pemerintah dengan alasan kekurangan gardu. &quot;Kami tidak berhenti perbaiki AC, kami terus lakukan perbaikan dengan membersihkan dan perawatan,&quot; katanya.Oleh karena itu, dia berharap rencana pemerintah untuk membangun tambahan gardu dapat segera terealisasi, agar masalah yang terjadi seperti ini dapat diminimalisir.&quot;Kami harapkan empat gardu yang akan dibangun pemerintah cepat selesai, biar AC tetap bisa dingin dan bertahan lama tanpa naik turun,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
