<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkeu: Kenaikan BBM &amp; BLSM Tak Terpisahkan</title><description>Kemenkeu menyatakan kenaikan Bahan Bakar Minyak  (BBM) bisa dilakukan kapan saja tanpa Bantuan Langsung Sementara  Masyarakat (BLSM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/24/20/812205/menkeu-kenaikan-bbm-blsm-tak-terpisahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/24/20/812205/menkeu-kenaikan-bbm-blsm-tak-terpisahkan"/><item><title>Menkeu: Kenaikan BBM &amp; BLSM Tak Terpisahkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/24/20/812205/menkeu-kenaikan-bbm-blsm-tak-terpisahkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/24/20/812205/menkeu-kenaikan-bbm-blsm-tak-terpisahkan</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2013 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/24/20/812205/JRZFtHDPIN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/24/20/812205/JRZFtHDPIN.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa dilakukan kapan saja tanpa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Namun, langkah tersebut akan memberatkan rakyat miskin.Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, tujuan utama menaikkan BBM bukan semata-mata soal keuangan makro. Yang paling penting, adalah ada struktur subsidi yang tidak adil. Oleh karena itu, dia mengungkapkan kenaikan BBM bersubsidi dengan BLSM merupakan bagian yang terpadu. Dia menjelaskan, bila kenaikan BBM bersubsidi diterapkan, maka dengan sendirinya kompensasi harus ada. &quot;Kompensasinya ini (BLT) yang dalam persetujuan parlemen, kenaikan BBM-nya sendiri ada di pemerintah, karena ini tidak terikat dengan parlemen. Tapi justru karena pemerintah memikirkan dampak sosialnya ke masyarakat, maka kita ke parlemen,&quot; katanya di kantornya, Jakarta, Jumat (24/5/2013).Chatib berharap sikap menolong yang miskin ini, dapat dilakukan terhadap semua pihak. Menurut dia, implikasi dari kenaikan BBM tersebut akan memberatkan rakyat miskin.&quot;Itu enggak bisa tiba-tiba dia disuruh kerja, orang harga makanan naik kok. Saya jujur saja, harga makanan, semua harga, pasti naik, setelah beberapa bulan, dia bisa tercukupi, baru proyek-proyek lapangan kerja ini jalan. Bisa BBM dinaikkan tanpa kompensasi. tapi itu namanya tidak berpihak pada penduduk miskin,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa dilakukan kapan saja tanpa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Namun, langkah tersebut akan memberatkan rakyat miskin.Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, tujuan utama menaikkan BBM bukan semata-mata soal keuangan makro. Yang paling penting, adalah ada struktur subsidi yang tidak adil. Oleh karena itu, dia mengungkapkan kenaikan BBM bersubsidi dengan BLSM merupakan bagian yang terpadu. Dia menjelaskan, bila kenaikan BBM bersubsidi diterapkan, maka dengan sendirinya kompensasi harus ada. &quot;Kompensasinya ini (BLT) yang dalam persetujuan parlemen, kenaikan BBM-nya sendiri ada di pemerintah, karena ini tidak terikat dengan parlemen. Tapi justru karena pemerintah memikirkan dampak sosialnya ke masyarakat, maka kita ke parlemen,&quot; katanya di kantornya, Jakarta, Jumat (24/5/2013).Chatib berharap sikap menolong yang miskin ini, dapat dilakukan terhadap semua pihak. Menurut dia, implikasi dari kenaikan BBM tersebut akan memberatkan rakyat miskin.&quot;Itu enggak bisa tiba-tiba dia disuruh kerja, orang harga makanan naik kok. Saya jujur saja, harga makanan, semua harga, pasti naik, setelah beberapa bulan, dia bisa tercukupi, baru proyek-proyek lapangan kerja ini jalan. Bisa BBM dinaikkan tanpa kompensasi. tapi itu namanya tidak berpihak pada penduduk miskin,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
