<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Berikan Peserta Haji Bonus Bagasi</title><description>Menteri BUMN Dahlan Iskan akan membuat program voucher pembayaran muatan  barang (bagasi) para peserta haji yang difasilitasi bank syariah BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/31/320/815696/dahlan-berikan-peserta-haji-bonus-bagasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/05/31/320/815696/dahlan-berikan-peserta-haji-bonus-bagasi"/><item><title>Dahlan Berikan Peserta Haji Bonus Bagasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/05/31/320/815696/dahlan-berikan-peserta-haji-bonus-bagasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/05/31/320/815696/dahlan-berikan-peserta-haji-bonus-bagasi</guid><pubDate>Jum'at 31 Mei 2013 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/31/320/815696/H6suVnRZzs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/31/320/815696/H6suVnRZzs.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Untuk proses pengembangan perbankan syariah BUMN, Menteri BUMN Dahlan Iskan akan membuat program voucher pembayaran muatan barang (bagasi) para peserta haji yang difasilitasi bank syariah BUMN.&quot;Yang mendaftar haji dari bank syariah akan mendapatkan voucher yang hanya digunakan untuk kelebihan muatan 5 kg itu, tidak ada lagi pemberian payung, sajadah. Ini kelebihan salah satunya,&quot; kata Dahlan saat diskusi santai di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (31/5/2013).Dahlan memaparkan, program ini merupakan salah satu cara mengatasi peserta haji yang tidak mampu membayar tarif kelebihan muatan pada saat perhitungan muatan di bandara. Karena, dilihat dari kasus yang ada, para peserta Haji ini banyak yang menghabiskan realnya untuk berbelanja cendera mata ketika saat pulang dari haji.&quot;Nanti saya minta mayoritas haji, cenderung menghabiskan realnya ketika ingin pulang, kemudian saat uang habis, sampai di bandara menimbang barang umumnya 70 persen untuk menimbang, menurut laporan umumnya ditinggal, karena uang mereka habis dan tidak mampu bayar timbangan, sekitar 5 kg,&quot; tutupnya.Di sisi lain, Dahlan mengatakan Kementrian BUMN juga akan bekerjasama dengan Filipina di sektor perbankan syariah.&quot;Kemudian yang menarik perhatian kita, mereka meminta bekerjasama di bank syariah, kebetulan kita ingin membesarkan syariah, karena di sana juga sudah ada di daerah selatan,&quot; kata dia.Menurut Dahlan, dalam kerjasama di sektor perbankan syariah, dirinya akan terus berusaha agar perbankan BUMN dapat masuk ke wilayah Filipina. Dahlan meyakini, perbankan syariah BUMN dapat masuk, karena Indonesia berjasa dalam ikut andil proses perdamaian terhadap konflik di wilayah Selatan Filipina.&quot;Kerjasamanya diusahakan akan masuk ke bank syariah di Filipina, karena milik dia masih kecil, karena Indonesia itu sangat berjasa, sangat harum namanya dalam ikut serta mendamaikan kasus di Filipina selatan, makanya mereka ingin masuki bank syariah. Itu sangat baik,&quot; imbuh Dahlan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Untuk proses pengembangan perbankan syariah BUMN, Menteri BUMN Dahlan Iskan akan membuat program voucher pembayaran muatan barang (bagasi) para peserta haji yang difasilitasi bank syariah BUMN.&quot;Yang mendaftar haji dari bank syariah akan mendapatkan voucher yang hanya digunakan untuk kelebihan muatan 5 kg itu, tidak ada lagi pemberian payung, sajadah. Ini kelebihan salah satunya,&quot; kata Dahlan saat diskusi santai di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (31/5/2013).Dahlan memaparkan, program ini merupakan salah satu cara mengatasi peserta haji yang tidak mampu membayar tarif kelebihan muatan pada saat perhitungan muatan di bandara. Karena, dilihat dari kasus yang ada, para peserta Haji ini banyak yang menghabiskan realnya untuk berbelanja cendera mata ketika saat pulang dari haji.&quot;Nanti saya minta mayoritas haji, cenderung menghabiskan realnya ketika ingin pulang, kemudian saat uang habis, sampai di bandara menimbang barang umumnya 70 persen untuk menimbang, menurut laporan umumnya ditinggal, karena uang mereka habis dan tidak mampu bayar timbangan, sekitar 5 kg,&quot; tutupnya.Di sisi lain, Dahlan mengatakan Kementrian BUMN juga akan bekerjasama dengan Filipina di sektor perbankan syariah.&quot;Kemudian yang menarik perhatian kita, mereka meminta bekerjasama di bank syariah, kebetulan kita ingin membesarkan syariah, karena di sana juga sudah ada di daerah selatan,&quot; kata dia.Menurut Dahlan, dalam kerjasama di sektor perbankan syariah, dirinya akan terus berusaha agar perbankan BUMN dapat masuk ke wilayah Filipina. Dahlan meyakini, perbankan syariah BUMN dapat masuk, karena Indonesia berjasa dalam ikut andil proses perdamaian terhadap konflik di wilayah Selatan Filipina.&quot;Kerjasamanya diusahakan akan masuk ke bank syariah di Filipina, karena milik dia masih kecil, karena Indonesia itu sangat berjasa, sangat harum namanya dalam ikut serta mendamaikan kasus di Filipina selatan, makanya mereka ingin masuki bank syariah. Itu sangat baik,&quot; imbuh Dahlan.</content:encoded></item></channel></rss>
