<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jengkol Dicari Sampai Kalimantan</title><description>Para pedagang terpaksa harus memesan dari luar Jawa Barat, seperti dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/03/320/816656/jengkol-dicari-sampai-kalimantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/03/320/816656/jengkol-dicari-sampai-kalimantan"/><item><title>Jengkol Dicari Sampai Kalimantan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/03/320/816656/jengkol-dicari-sampai-kalimantan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/03/320/816656/jengkol-dicari-sampai-kalimantan</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2013 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>II Solihin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/03/320/816656/RB4y6A5Dyk.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/03/320/816656/RB4y6A5Dyk.jpg</image><title></title></images><description>GARUT - Memasuki awal bulan Juni, sejumlah komoditi sayuran di Pasar Guntur Ciawi Tali, Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Seperti jenis cabai merah tanjung dan cabai merah keriting. Sedangkan untuk sayuran, jenis jengkol mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi bahkan sulit didapat.Faktor cuaca diduga menjadi pemicu kenaikan harga tersebut yang oleh sebagian besar pedagang diprediksi akan belangsung hingga menjelang puasa dan lebaran nanti. Jengkol yang sangat sulit didapatkan karena stok barang sangat kurang, untuk wilayah garut bisa dikatakan sudah tidak ada lagi petani yang memasok jengkol, sehingga para pedagang terpaksa harus memesan dari luar Jawa Barat, seperti dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan.&amp;nbsp;Jika pada keadaan normal harga jengkol biasa dijual dengan harga antara enam hingga sembilan ribu perkilo gramnya. Namun saat ini harganya sangat mahal yakni antara Rp35.000 hingga Rp50.000 per kilogram (kg), itupun jika barangnya ada di pasaran. Sementara menurut pengakuan sejumlah pedagang di pasar Guntur Garut, permintaan pelanggan atau konsumen masih tetap tinggi sehingga kenaikan harga tersebut tentu saja membawa berkah yang cukup lumayan bagi sejumlah pedagang.&amp;nbsp;Selain jengkol, komoditi sayuran lainnya yang turut mengalami kenaikan harga terdapat pada jenis cabai merah, baik untuk cabai merah tanjung ataupun cabai merah keriting.&amp;nbsp;Jika sebelumnya harga cabe merah tanjung diatas Rp10.000 per kg, maka kini harganya naik di atas Rp30.000 per kg, begitu pula dengan harga cabai merah keriting yang berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 per kg tergantung pada persediaan pasokan barang.Menurut pedagang, minggu terakhir ini, baik cabai merah maupun jengkol mengalami kelangkaan pasokan, sehingga berimbas pada kenaikan harga.&amp;nbsp;Diduga kenaikan sejumlah komoditi sayuran tersebut dipicu oleh kurangnya pasokan barang dari petani yang biasa memasok hasil panennya ke kawasan Pasar Guntur ciawi Tali Garut mungkin saja faktor cuaca yang labil menjadi pemicu sejumlah petani mengalami gagal panen.Mereka pun memperkirakan kenaikan harga yang sudah dimulai sejak memasuki awal bulan Juni ini akan berlangsung hingga satu atau dua bulan ke depan atau sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang. (wan)</description><content:encoded>GARUT - Memasuki awal bulan Juni, sejumlah komoditi sayuran di Pasar Guntur Ciawi Tali, Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Seperti jenis cabai merah tanjung dan cabai merah keriting. Sedangkan untuk sayuran, jenis jengkol mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi bahkan sulit didapat.Faktor cuaca diduga menjadi pemicu kenaikan harga tersebut yang oleh sebagian besar pedagang diprediksi akan belangsung hingga menjelang puasa dan lebaran nanti. Jengkol yang sangat sulit didapatkan karena stok barang sangat kurang, untuk wilayah garut bisa dikatakan sudah tidak ada lagi petani yang memasok jengkol, sehingga para pedagang terpaksa harus memesan dari luar Jawa Barat, seperti dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan.&amp;nbsp;Jika pada keadaan normal harga jengkol biasa dijual dengan harga antara enam hingga sembilan ribu perkilo gramnya. Namun saat ini harganya sangat mahal yakni antara Rp35.000 hingga Rp50.000 per kilogram (kg), itupun jika barangnya ada di pasaran. Sementara menurut pengakuan sejumlah pedagang di pasar Guntur Garut, permintaan pelanggan atau konsumen masih tetap tinggi sehingga kenaikan harga tersebut tentu saja membawa berkah yang cukup lumayan bagi sejumlah pedagang.&amp;nbsp;Selain jengkol, komoditi sayuran lainnya yang turut mengalami kenaikan harga terdapat pada jenis cabai merah, baik untuk cabai merah tanjung ataupun cabai merah keriting.&amp;nbsp;Jika sebelumnya harga cabe merah tanjung diatas Rp10.000 per kg, maka kini harganya naik di atas Rp30.000 per kg, begitu pula dengan harga cabai merah keriting yang berkisar antara Rp30.000 hingga Rp40.000 per kg tergantung pada persediaan pasokan barang.Menurut pedagang, minggu terakhir ini, baik cabai merah maupun jengkol mengalami kelangkaan pasokan, sehingga berimbas pada kenaikan harga.&amp;nbsp;Diduga kenaikan sejumlah komoditi sayuran tersebut dipicu oleh kurangnya pasokan barang dari petani yang biasa memasok hasil panennya ke kawasan Pasar Guntur ciawi Tali Garut mungkin saja faktor cuaca yang labil menjadi pemicu sejumlah petani mengalami gagal panen.Mereka pun memperkirakan kenaikan harga yang sudah dimulai sejak memasuki awal bulan Juni ini akan berlangsung hingga satu atau dua bulan ke depan atau sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
