<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wuih, Utang PLN Capai Rp210 Triliun</title><description>&quot;Sampai saat ini, utang PLN sampai tahun 2013 memiliki utang Rp210  triliun. Dengan angka utang sebesar itu, Pemerintah meminta margin  keuntungan untuk persen sebesar 7 persen. Kalau tidak disetujui akan  menggoncang negara,&quot; ujar Jero saat rapat kerja dengan komisi VII DPR  RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/6/2013).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/04/19/817306/wuih-utang-pln-capai-rp210-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/04/19/817306/wuih-utang-pln-capai-rp210-triliun"/><item><title>Wuih, Utang PLN Capai Rp210 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/04/19/817306/wuih-utang-pln-capai-rp210-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/04/19/817306/wuih-utang-pln-capai-rp210-triliun</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2013 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/04/19/817306/bFNyx2yipI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo PLN</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/04/19/817306/bFNyx2yipI.jpg</image><title>Logo PLN</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyatakan pengusulan margin usaha sebesar 7 persen dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 karena melihat aspek utang PT PLN (Persero).&quot;Sampai saat ini, utang PLN sampai tahun 2013 memiliki utang Rp210 triliun. Dengan angka utang sebesar itu, Pemerintah meminta margin keuntungan untuk persen sebesar 7 persen. Kalau tidak disetujui akan menggoncang negara,&quot; ujar Jero saat rapat kerja dengan komisi VII DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/6/2013).Jero menjelaskan kalau margin usaha di bawah 7 persen, akan ada konsekuensi besar bagi PLN menyangkut depth service coverage ratio (distribusi kelistrikan). Selain itu, jika margin tidak menyampai 7 persen, maka utang PLN dimasukan ke skema APBN-perubahan 2013, sehingga pemerintah yang harus membayar utang.&quot;Kalau default semua utang harus dibayar oleh pemerintah. Utang masih cukup besar, kami coba berapa margin yang dibolehkan minimum,&quot; tegas Jero.Pasalnya menurut Jero, angka 7 persen tersebut setelah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Chatib Basri sudah menjadi angka yang minimum, dengan begitu Jero berharap kepada DPR untuk menyetujui margin usaha sebesar 7 persen diberikan PLN.&quot;Saya dengan kerendahan hati mohon agar disetujui karena akan menyangkut hal-hal lain berikutnya akan mempersulit pemerintahan kita dalam menggerakan roda kelistrikan,&quot; pungkasnya. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyatakan pengusulan margin usaha sebesar 7 persen dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 karena melihat aspek utang PT PLN (Persero).&quot;Sampai saat ini, utang PLN sampai tahun 2013 memiliki utang Rp210 triliun. Dengan angka utang sebesar itu, Pemerintah meminta margin keuntungan untuk persen sebesar 7 persen. Kalau tidak disetujui akan menggoncang negara,&quot; ujar Jero saat rapat kerja dengan komisi VII DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (4/6/2013).Jero menjelaskan kalau margin usaha di bawah 7 persen, akan ada konsekuensi besar bagi PLN menyangkut depth service coverage ratio (distribusi kelistrikan). Selain itu, jika margin tidak menyampai 7 persen, maka utang PLN dimasukan ke skema APBN-perubahan 2013, sehingga pemerintah yang harus membayar utang.&quot;Kalau default semua utang harus dibayar oleh pemerintah. Utang masih cukup besar, kami coba berapa margin yang dibolehkan minimum,&quot; tegas Jero.Pasalnya menurut Jero, angka 7 persen tersebut setelah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Chatib Basri sudah menjadi angka yang minimum, dengan begitu Jero berharap kepada DPR untuk menyetujui margin usaha sebesar 7 persen diberikan PLN.&quot;Saya dengan kerendahan hati mohon agar disetujui karena akan menyangkut hal-hal lain berikutnya akan mempersulit pemerintahan kita dalam menggerakan roda kelistrikan,&quot; pungkasnya. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
