<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prancis Lobi Blok Mahakam ke Menteri ESDM</title><description>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan,  dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri Prancis Nicole  Bricq menyinggung masalah Blok Mahakam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/05/19/817854/prancis-lobi-blok-mahakam-ke-menteri-esdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/05/19/817854/prancis-lobi-blok-mahakam-ke-menteri-esdm"/><item><title>Prancis Lobi Blok Mahakam ke Menteri ESDM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/05/19/817854/prancis-lobi-blok-mahakam-ke-menteri-esdm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/05/19/817854/prancis-lobi-blok-mahakam-ke-menteri-esdm</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2013 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/05/19/817854/eGNTiDl6ZJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Jero Wacik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/05/19/817854/eGNTiDl6ZJ.jpg</image><title>Menteri ESDM Jero Wacik</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri Prancis Nicole Bricq menyinggung masalah Blok Mahakam.&quot;Mereka sempat menanyakan permasalahan perusahaan gas asal negaranya yakni Total E&amp;amp;P Indonesie yang mengoperatori Blok Mahakam, Kalimantan Timur yang disinyalir ada masalah,&quot; ujar Jero kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/6/2013).Jero menjelaskan, delegasi dari Perancis memang menanyakan bagaimana kelanjutan perusahaan migas asal Perancis tersebut. Pasalnya menurut Nicole, Total telah mengeluarkan banyak investasinya baik di Mahakam maupun di wilayah Indonesia lainnya.&quot;Total melakukan investasi banyak sekali. Jadi beliau menanyakan Total E&amp;amp;P ada satu sampai dua masalah, saya bilang Total E&amp;amp;P sudah investasi banyak, yang lain tidak masalah, cuma East Natuna yang bermasalah, dan Mahakam yang mau habis,&quot; katanyaLanjut Jero mengungkapkan, Namun untuk soal kontrak karya (KK) ini seolah-olah menjadi gawat lantaran disikapi oleh sejumlah pihak di dalam negeri. &quot;Saya sampaikan kepada mereka, Indonesia sedang dalam pendewasaan demokrasi. Jadi jangan terlalu kuatir. Itu bukan masalah besar,&quot; ucap Jero.Sekedar informasi, Total E&amp;amp;P mengelola Blok Mahakam sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Kontrak pertama berakhir pada tahun 1997. Dan mendapat perpanjangan selama 20 tahun hingga 2017. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri Prancis Nicole Bricq menyinggung masalah Blok Mahakam.&quot;Mereka sempat menanyakan permasalahan perusahaan gas asal negaranya yakni Total E&amp;amp;P Indonesie yang mengoperatori Blok Mahakam, Kalimantan Timur yang disinyalir ada masalah,&quot; ujar Jero kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/6/2013).Jero menjelaskan, delegasi dari Perancis memang menanyakan bagaimana kelanjutan perusahaan migas asal Perancis tersebut. Pasalnya menurut Nicole, Total telah mengeluarkan banyak investasinya baik di Mahakam maupun di wilayah Indonesia lainnya.&quot;Total melakukan investasi banyak sekali. Jadi beliau menanyakan Total E&amp;amp;P ada satu sampai dua masalah, saya bilang Total E&amp;amp;P sudah investasi banyak, yang lain tidak masalah, cuma East Natuna yang bermasalah, dan Mahakam yang mau habis,&quot; katanyaLanjut Jero mengungkapkan, Namun untuk soal kontrak karya (KK) ini seolah-olah menjadi gawat lantaran disikapi oleh sejumlah pihak di dalam negeri. &quot;Saya sampaikan kepada mereka, Indonesia sedang dalam pendewasaan demokrasi. Jadi jangan terlalu kuatir. Itu bukan masalah besar,&quot; ucap Jero.Sekedar informasi, Total E&amp;amp;P mengelola Blok Mahakam sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Kontrak pertama berakhir pada tahun 1997. Dan mendapat perpanjangan selama 20 tahun hingga 2017. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
