<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan: Berbisnis Pasti Ada Gagalnya</title><description>Guna mencapai kesuksesan dalam berwirausaha, maka diperlukan  persaingan-persaingan di lokal maupun global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/11/320/820231/dahlan-berbisnis-pasti-ada-gagalnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/11/320/820231/dahlan-berbisnis-pasti-ada-gagalnya"/><item><title>Dahlan: Berbisnis Pasti Ada Gagalnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/11/320/820231/dahlan-berbisnis-pasti-ada-gagalnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/11/320/820231/dahlan-berbisnis-pasti-ada-gagalnya</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2013 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/11/320/820231/qYIGr5VNUJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/11/320/820231/qYIGr5VNUJ.jpg</image><title>Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Guna mencapai kesuksesan dalam berwirausaha, maka diperlukan persaingan-persaingan di lokal maupun global. Karena itu, tidak jarang para pemula wirausaha tersebut menemui kegagalan-kegagalan.Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, semua orang yang berbisnis tidak luput dari kegagalan. Menurutnya, dia juga telah melalui banyak kegagalan saat memulai bisnisnya.&quot;Dulu saya punya provider internet sebelum orang punya, saya selalu gagal. Yang penting tidak boleh patah semangat, yang namanya dagang pasti ada untung dan rugi,&quot; kata Dahlan dalam acara seminar manajemen bisnis keluarga di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Selasa (11/6/2013).Karenanya, dia berpesan kepada para wirausahawan muda, berbisnis harus dimulai dari usia sedini mungkin. Bahkan dia menilai untuk berbisnis tidak perlu sampai lulus kuliah.&quot;Yang namanya bisnis pasti ada kegagalan, bisnis akan bangkit dengan mudah karena masih muda, gagal pasti akan bangkit lagi. Jangan takut ditipu, semua pebisnis kena ditipu untuk pemula berbisnis,&quot; tuturnya.Di sisi lain, dia mengungkapkan BUMN seharusnya tidak berbisnis. Dia menambahkan, perusahaan negera sebaiknya tidak perlu berbisnis. &quot;Seharusnya merakyat, dan yang maju itu bisnis swasta,&quot; katanya.Karenanya, dia menuturkan bisnis swasta seharusnya lebih besar dibandingkan dengan bisnis BUMN. &quot;Kalau dulu ada konglomerasi BUMN, meskipun di satu pihak, lebih setuju kalau BUMN berbisnis untuk pertumbuhan ekonomi, karena tugas negara itu untuk kesejahteraan rakyat,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Guna mencapai kesuksesan dalam berwirausaha, maka diperlukan persaingan-persaingan di lokal maupun global. Karena itu, tidak jarang para pemula wirausaha tersebut menemui kegagalan-kegagalan.Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, semua orang yang berbisnis tidak luput dari kegagalan. Menurutnya, dia juga telah melalui banyak kegagalan saat memulai bisnisnya.&quot;Dulu saya punya provider internet sebelum orang punya, saya selalu gagal. Yang penting tidak boleh patah semangat, yang namanya dagang pasti ada untung dan rugi,&quot; kata Dahlan dalam acara seminar manajemen bisnis keluarga di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Selasa (11/6/2013).Karenanya, dia berpesan kepada para wirausahawan muda, berbisnis harus dimulai dari usia sedini mungkin. Bahkan dia menilai untuk berbisnis tidak perlu sampai lulus kuliah.&quot;Yang namanya bisnis pasti ada kegagalan, bisnis akan bangkit dengan mudah karena masih muda, gagal pasti akan bangkit lagi. Jangan takut ditipu, semua pebisnis kena ditipu untuk pemula berbisnis,&quot; tuturnya.Di sisi lain, dia mengungkapkan BUMN seharusnya tidak berbisnis. Dia menambahkan, perusahaan negera sebaiknya tidak perlu berbisnis. &quot;Seharusnya merakyat, dan yang maju itu bisnis swasta,&quot; katanya.Karenanya, dia menuturkan bisnis swasta seharusnya lebih besar dibandingkan dengan bisnis BUMN. &quot;Kalau dulu ada konglomerasi BUMN, meskipun di satu pihak, lebih setuju kalau BUMN berbisnis untuk pertumbuhan ekonomi, karena tugas negara itu untuk kesejahteraan rakyat,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
