<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hipmi Dukung Kenaikan Harga BBM, Tapi...</title><description>Di tengah penolakan masyarakat terhadap rencana kenaikan harga bahan  bakar minyak (BBM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Depok  justru sejalan dengan kebijakan Pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/16/19/822784/hipmi-dukung-kenaikan-harga-bbm-tapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/16/19/822784/hipmi-dukung-kenaikan-harga-bbm-tapi"/><item><title>Hipmi Dukung Kenaikan Harga BBM, Tapi...</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/16/19/822784/hipmi-dukung-kenaikan-harga-bbm-tapi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/16/19/822784/hipmi-dukung-kenaikan-harga-bbm-tapi</guid><pubDate>Minggu 16 Juni 2013 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/16/19/822784/KhFGHNdKJb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/16/19/822784/KhFGHNdKJb.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</title></images><description>DEPOK - Di tengah penolakan masyarakat terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Depok justru sejalan dengan kebijakan Pemerintah. Pasalnya, dengan kenaikan harga BBM, subsidi bisa dikonversikan pada sektor yang lebih tepat sasaran.&quot;Kita mendukung kebijakan pemerintah dalam&amp;nbsp; rencana kenaikan harga BBM. Hanya, dengan catatan agar subsidi nantinya bisa dialihkan untuk sektor lainnya yang berdampak positin&amp;nbsp; berjangka panjang bagi masyarakat,&quot; ujar Ketua Hipmi Depok Mustofa, Minggu (16/6/2013).Jika berbicara keadilan, kata dia, selama ini subsidi hanya dinikmati kalangan menengah ke atas. Untuk itu, ia berharap agar subsidi dialihkan untuk sektor lainnya seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan produksi dan lainnya. Sehingga, stabilitas ekonomi, kebijakan fiskal dan&amp;nbsp; harga tetap terjaga.&quot;Memang saat ini BBM belum naik saja, harga barang pokok sudah naik,&quot; paparnya.Ia menambahkan, salah satu masalah dalam ekonomi adalah faktor produksi. Ia menilai, dengan adanya perbaikan pada sektor produksi dan sektor penunjang seperi infrastruktur, diharapkan bisa menjadi stimulus ekonomi.&quot;Kalau subsidi dialihkan pada sektor produktif, tentunya bisa menjadi stimulus sektor lainnya. Cuma, saya tidak sepakat dengan rencana kebijakan BLSM,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>DEPOK - Di tengah penolakan masyarakat terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Depok justru sejalan dengan kebijakan Pemerintah. Pasalnya, dengan kenaikan harga BBM, subsidi bisa dikonversikan pada sektor yang lebih tepat sasaran.&quot;Kita mendukung kebijakan pemerintah dalam&amp;nbsp; rencana kenaikan harga BBM. Hanya, dengan catatan agar subsidi nantinya bisa dialihkan untuk sektor lainnya yang berdampak positin&amp;nbsp; berjangka panjang bagi masyarakat,&quot; ujar Ketua Hipmi Depok Mustofa, Minggu (16/6/2013).Jika berbicara keadilan, kata dia, selama ini subsidi hanya dinikmati kalangan menengah ke atas. Untuk itu, ia berharap agar subsidi dialihkan untuk sektor lainnya seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan produksi dan lainnya. Sehingga, stabilitas ekonomi, kebijakan fiskal dan&amp;nbsp; harga tetap terjaga.&quot;Memang saat ini BBM belum naik saja, harga barang pokok sudah naik,&quot; paparnya.Ia menambahkan, salah satu masalah dalam ekonomi adalah faktor produksi. Ia menilai, dengan adanya perbaikan pada sektor produksi dan sektor penunjang seperi infrastruktur, diharapkan bisa menjadi stimulus ekonomi.&quot;Kalau subsidi dialihkan pada sektor produktif, tentunya bisa menjadi stimulus sektor lainnya. Cuma, saya tidak sepakat dengan rencana kebijakan BLSM,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
