<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Perkirakan Konsumsi BBM Turun di Awal Puasa</title><description>Kenaikan penggunaan BBM bersubsidi akan meningkat menjelang H-7 Lebaran,  dan H+7 setelah Lebaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/19/823079/pertamina-perkirakan-konsumsi-bbm-turun-di-awal-puasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/19/823079/pertamina-perkirakan-konsumsi-bbm-turun-di-awal-puasa"/><item><title>Pertamina Perkirakan Konsumsi BBM Turun di Awal Puasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/19/823079/pertamina-perkirakan-konsumsi-bbm-turun-di-awal-puasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/19/823079/pertamina-perkirakan-konsumsi-bbm-turun-di-awal-puasa</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2013 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/17/19/823079/LPAbNfaSKd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/17/19/823079/LPAbNfaSKd.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengklaim kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sedianya berdekatan dengan bulan Puasa dan musim Lebaran 2013 akan menyebabkan fluktuatif.&quot;Kita lihat dulu pola konsumsi kepada masyarakat menjelang puasa dan Lebaran. Diperkirakan awal puasa turun drastis, karena masyarakat pas awal bulan puasa lebih suka di rumah dan mengurangi beraktivitas,&quot; kata VP Coorporate Communication Pertamina Ali Mundakir, Jakarta, Senin (17/6/2013).Menurut Ali, kenaikan penggunaan BBM bersubsidi akan meningkat menjelang H-7 Lebaran, dan H+7 setelah Lebaran. Menurutnya, peningkatan menjelang Lebaran dan setelah Lebaran, merupakan tren dari tahun sebelumnya. &quot;Namun kenaikan penggunaan BBM subsidi di Lebaran tahun ini, tidak sebesar tahun lalu. Kira-kira naik 10 persen BBM subsidinya. Namun, untuk solar subsidi diperkirakan turun di H-7 karena angkutan barang malah libur dan konsumsi naik malah angkutan bus,&quot; jelas Ali.Untuk itu, Pertamina memastikan akan memenuhi kebutuhan masyarakat saat lebaran. &quot;Perkara ada tidak orang yang ambil kesempatan, itu kan tugasnya aparat keamanan. itu sudah pelanggaran terhadap UU Migas,&quot; ucap Ali.Dengan adanya peningkatan penggunaan BBM bersubsidi, Ali menilai kuota volume BBM bersubsidi akan tetap aman. Salah satu faktornya yakni kenaikan harga BBM subsidi.&quot;Tambahan kuota juga kan sedang diajukan di APBN-Perubahan. Tapi kita juga yakin setelah pengumuman kenaikan konsumsi akan turun. Saat ini rata-rata pasokan harian premium sekitar 80 ribu kiloliter, dan solar 40 ribu kiloliter per hari,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengklaim kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sedianya berdekatan dengan bulan Puasa dan musim Lebaran 2013 akan menyebabkan fluktuatif.&quot;Kita lihat dulu pola konsumsi kepada masyarakat menjelang puasa dan Lebaran. Diperkirakan awal puasa turun drastis, karena masyarakat pas awal bulan puasa lebih suka di rumah dan mengurangi beraktivitas,&quot; kata VP Coorporate Communication Pertamina Ali Mundakir, Jakarta, Senin (17/6/2013).Menurut Ali, kenaikan penggunaan BBM bersubsidi akan meningkat menjelang H-7 Lebaran, dan H+7 setelah Lebaran. Menurutnya, peningkatan menjelang Lebaran dan setelah Lebaran, merupakan tren dari tahun sebelumnya. &quot;Namun kenaikan penggunaan BBM subsidi di Lebaran tahun ini, tidak sebesar tahun lalu. Kira-kira naik 10 persen BBM subsidinya. Namun, untuk solar subsidi diperkirakan turun di H-7 karena angkutan barang malah libur dan konsumsi naik malah angkutan bus,&quot; jelas Ali.Untuk itu, Pertamina memastikan akan memenuhi kebutuhan masyarakat saat lebaran. &quot;Perkara ada tidak orang yang ambil kesempatan, itu kan tugasnya aparat keamanan. itu sudah pelanggaran terhadap UU Migas,&quot; ucap Ali.Dengan adanya peningkatan penggunaan BBM bersubsidi, Ali menilai kuota volume BBM bersubsidi akan tetap aman. Salah satu faktornya yakni kenaikan harga BBM subsidi.&quot;Tambahan kuota juga kan sedang diajukan di APBN-Perubahan. Tapi kita juga yakin setelah pengumuman kenaikan konsumsi akan turun. Saat ini rata-rata pasokan harian premium sekitar 80 ribu kiloliter, dan solar 40 ribu kiloliter per hari,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
