<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirjen Pajak: Beri Kewenangan Saya Pecat Pegawai Pajak Nakal</title><description>Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menginginkan diberikan kewenangan  untuk memecat pegawai pajak yang masih bandel dengan merekrut pegawai  baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/20/823430/dirjen-pajak-beri-kewenangan-saya-pecat-pegawai-pajak-nakal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/20/823430/dirjen-pajak-beri-kewenangan-saya-pecat-pegawai-pajak-nakal"/><item><title>Dirjen Pajak: Beri Kewenangan Saya Pecat Pegawai Pajak Nakal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/20/823430/dirjen-pajak-beri-kewenangan-saya-pecat-pegawai-pajak-nakal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/20/823430/dirjen-pajak-beri-kewenangan-saya-pecat-pegawai-pajak-nakal</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2013 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/17/20/823430/RBtDcq2s1Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktorat Jenderal Pajak Fuad Rahmany</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/17/20/823430/RBtDcq2s1Z.jpg</image><title>Direktorat Jenderal Pajak Fuad Rahmany</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menginginkan diberikan kewenangan untuk memecat pegawai pajak yang masih bandel dengan merekrut pegawai baru.Direktorat Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengatakan, pegawai pajak masih banyak yang malas-malasan. Oleh karena itu dirinya menginginkan adanya kewenangan untuk memecat orang. &quot;Beri kewenangan saya memecat orang, ini kan saya susah memecat, masa perlu harus ada penangkapan dulu baru bisa (memecat),&quot; ujar Dirjen Pajak Fuad Rahmany, saat ditemui wartawan, Jakarta, Senin (17/6/2013). Fuad mengakui, di kantornya masih ada yang melakukan kenakalan. Maka dari itu dirinya ingin sekali mempunyai kewenangan untuk memecat pegawai nakal tersebut. &quot;Ini penting karena DJP cari duit, jadi harus ada kewenangan itu,&amp;nbsp; kalau DJP enggak diberi wewenang khusus, akan susah dong penerimaan, Berikan djp perlakuan khusus ya,&quot; ujar Fuad.Fuad mengatakan sekarang pajak harus dibuat adil. Walaupun di Indonesia paling besar ada 32 ribu pegawai sedangkan negara seperti Jepang itu memiliki 66 ribu. (wan)</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menginginkan diberikan kewenangan untuk memecat pegawai pajak yang masih bandel dengan merekrut pegawai baru.Direktorat Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengatakan, pegawai pajak masih banyak yang malas-malasan. Oleh karena itu dirinya menginginkan adanya kewenangan untuk memecat orang. &quot;Beri kewenangan saya memecat orang, ini kan saya susah memecat, masa perlu harus ada penangkapan dulu baru bisa (memecat),&quot; ujar Dirjen Pajak Fuad Rahmany, saat ditemui wartawan, Jakarta, Senin (17/6/2013). Fuad mengakui, di kantornya masih ada yang melakukan kenakalan. Maka dari itu dirinya ingin sekali mempunyai kewenangan untuk memecat pegawai nakal tersebut. &quot;Ini penting karena DJP cari duit, jadi harus ada kewenangan itu,&amp;nbsp; kalau DJP enggak diberi wewenang khusus, akan susah dong penerimaan, Berikan djp perlakuan khusus ya,&quot; ujar Fuad.Fuad mengatakan sekarang pajak harus dibuat adil. Walaupun di Indonesia paling besar ada 32 ribu pegawai sedangkan negara seperti Jepang itu memiliki 66 ribu. (wan)</content:encoded></item></channel></rss>
