<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspansi, Intiland Jual Surat Utang Rp500 Miliar</title><description>PT Intiland Development Tbk (DILD) melakukan penawaran umum obligasi  senilai Rp500 miliar. Dana hasil obligasi ini akan digunakan perseroan  untuk ekspansi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/278/822932/ekspansi-intiland-jual-surat-utang-rp500-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/278/822932/ekspansi-intiland-jual-surat-utang-rp500-miliar"/><item><title>Ekspansi, Intiland Jual Surat Utang Rp500 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/278/822932/ekspansi-intiland-jual-surat-utang-rp500-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/17/278/822932/ekspansi-intiland-jual-surat-utang-rp500-miliar</guid><pubDate>Senin 17 Juni 2013 10:37 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/17/278/822932/vhry4bvh4P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Intiland. (Foto: Intiland)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/17/278/822932/vhry4bvh4P.jpg</image><title>Logo Intiland. (Foto: Intiland)</title></images><description>JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) melakukan penawaran umum obligasi senilai Rp500 miliar. Dana hasil obligasi ini akan digunakan perseroan untuk ekspansi.Demikian disampaikan perseroan dalam keterangan tertulisnya yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (17/6/2013).Obligasi PT Intiland Development tahun 2013 ini dibagi dalam dua seri. Seri A bertenor tiga tahun dan seri B bertenor lima tahun. Obligasi ini mendapat peringkat idA dari Pefindo.Bertindak sebagai penjamin emisi adalah Trimegah Securities, Lautandhana Securindo dan Ciptadana Securities. Sementara wali amanat adalah Bank Mega.Masa penawaran awal (book building) dari obligasi ini pada 18-25 Juni 2013, efektif pada 28 Juni, masa penawaran 3-4 Juli, penjatahan pada 5 Juli dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli.Sebesar 70 persen dari dana obligasi, atau sekira Rp350 miliar akan digunakan oleh entitas anak untuk investasi dan pengembangan perumahan, kawasan mixed used, high rise dan kawasan industri di Pulau Jawa. Yakni, sekira Rp100 miliar akan digunakan oleh PT Taman Harapan Indah, Rp150 miliar akan digunakan oleh PT Putra Sinar remaja dan Rp100 miliar akan digunakan oleh PT Gandaria Prima.Selanjutnya, 30 persen sisanya atau sekira Rp150 miliar dari hasil penawaran umum akan digunakan oleh entitas anak untuk melakukan pembelian tanah secara langsung.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) melakukan penawaran umum obligasi senilai Rp500 miliar. Dana hasil obligasi ini akan digunakan perseroan untuk ekspansi.Demikian disampaikan perseroan dalam keterangan tertulisnya yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (17/6/2013).Obligasi PT Intiland Development tahun 2013 ini dibagi dalam dua seri. Seri A bertenor tiga tahun dan seri B bertenor lima tahun. Obligasi ini mendapat peringkat idA dari Pefindo.Bertindak sebagai penjamin emisi adalah Trimegah Securities, Lautandhana Securindo dan Ciptadana Securities. Sementara wali amanat adalah Bank Mega.Masa penawaran awal (book building) dari obligasi ini pada 18-25 Juni 2013, efektif pada 28 Juni, masa penawaran 3-4 Juli, penjatahan pada 5 Juli dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli.Sebesar 70 persen dari dana obligasi, atau sekira Rp350 miliar akan digunakan oleh entitas anak untuk investasi dan pengembangan perumahan, kawasan mixed used, high rise dan kawasan industri di Pulau Jawa. Yakni, sekira Rp100 miliar akan digunakan oleh PT Taman Harapan Indah, Rp150 miliar akan digunakan oleh PT Putra Sinar remaja dan Rp100 miliar akan digunakan oleh PT Gandaria Prima.Selanjutnya, 30 persen sisanya atau sekira Rp150 miliar dari hasil penawaran umum akan digunakan oleh entitas anak untuk melakukan pembelian tanah secara langsung.</content:encoded></item></channel></rss>
