<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham BNII Ditransaksikan Rp1,79 Triliun</title><description>Harga transaksi tersebut adalah Rp300 per saham, lebih murah Rp50 dari  harga penutupan Selasa (18/6/2013) Rp350. Alhasil, nilai transaksi  mencapai Rp1,79 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/278/824391/saham-bnii-ditransaksikan-rp1-79-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/278/824391/saham-bnii-ditransaksikan-rp1-79-triliun"/><item><title>Saham BNII Ditransaksikan Rp1,79 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/278/824391/saham-bnii-ditransaksikan-rp1-79-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/278/824391/saham-bnii-ditransaksikan-rp1-79-triliun</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2013 15:31 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/19/278/824391/NfnGEmG7S4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/19/278/824391/NfnGEmG7S4.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 5,07 miliar lembar saham PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) telah berpindah tangan pada hari ini.Pantauan Okezone, Rabu (19/6/2013), transaksi tersebut terjadi di pasar nonregular dan dilakukan dengan empat kali transaksi.Harga transaksi tersebut adalah Rp300 per saham, lebih murah Rp50 dari harga penutupan Selasa (18/6/2013) Rp350. Alhasil, nilai transaksi mencapai Rp1,79 triliun.Bank Internasional Indonesia (BII) mencatatkan laba bersih pada kuartal I-2013 sebesar Rp309 miliar. Angka ini meningkat 16 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp266 miliar.BII juga membukukan simpanan nasabah pada kuartal I, atau meningkat 24 persen menjadi Rp89,3 triliun dari Rp72,0 triliun pada kuartal I tahun lalu. Giro tumbuh sebesar 13 persen menjadi Rp14,0 triliun, tumbuh sebesar 20 persen menjadi Rp19,3 triliun, dan deposito tumbuh 28 persen menjadi Rp56,0 triliun.Pertumbuhan simpanan nasabah yang kuat, peningkatan pada portofolio UKM, KPR dan pembiayaan kendaraan roda empat. Profitabilitas pada WOM dan perbaikan pada keseluruhan kualitas aset telah menjadi pendukung utama bagi pencapaian kinerja kuartal pertama 2013.Selain itu, kredit BII pada kuartal I tumbuh 14 persen dari Rp69,8 trilun pada Maret 2012, menjadi Rp79,7 triliun. UKM tumbuh signifikan dari Rp17,1 triliun menjadi Rp23,7 triliun atau naik 39 persen. Kredit Ritel naik 13 persen dari Rp25,9 triliun menjadi Rp29,3 triliun.Pertumbuhan kredit Ritel selama kuartal I-2013 terutama didukung oleh pertumbuhan KPR yang tumbuh signifikan 32 persen dari Rp7,9 triliun, menjadi Rp10,5 triliun, dan pertumbuhan portofolio pembiayaan kendaraan roda empat yang naik 38 persen, dari Rp5,1 triliun pada kuartal I -2012 menjadi Rp7 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 5,07 miliar lembar saham PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) telah berpindah tangan pada hari ini.Pantauan Okezone, Rabu (19/6/2013), transaksi tersebut terjadi di pasar nonregular dan dilakukan dengan empat kali transaksi.Harga transaksi tersebut adalah Rp300 per saham, lebih murah Rp50 dari harga penutupan Selasa (18/6/2013) Rp350. Alhasil, nilai transaksi mencapai Rp1,79 triliun.Bank Internasional Indonesia (BII) mencatatkan laba bersih pada kuartal I-2013 sebesar Rp309 miliar. Angka ini meningkat 16 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp266 miliar.BII juga membukukan simpanan nasabah pada kuartal I, atau meningkat 24 persen menjadi Rp89,3 triliun dari Rp72,0 triliun pada kuartal I tahun lalu. Giro tumbuh sebesar 13 persen menjadi Rp14,0 triliun, tumbuh sebesar 20 persen menjadi Rp19,3 triliun, dan deposito tumbuh 28 persen menjadi Rp56,0 triliun.Pertumbuhan simpanan nasabah yang kuat, peningkatan pada portofolio UKM, KPR dan pembiayaan kendaraan roda empat. Profitabilitas pada WOM dan perbaikan pada keseluruhan kualitas aset telah menjadi pendukung utama bagi pencapaian kinerja kuartal pertama 2013.Selain itu, kredit BII pada kuartal I tumbuh 14 persen dari Rp69,8 trilun pada Maret 2012, menjadi Rp79,7 triliun. UKM tumbuh signifikan dari Rp17,1 triliun menjadi Rp23,7 triliun atau naik 39 persen. Kredit Ritel naik 13 persen dari Rp25,9 triliun menjadi Rp29,3 triliun.Pertumbuhan kredit Ritel selama kuartal I-2013 terutama didukung oleh pertumbuhan KPR yang tumbuh signifikan 32 persen dari Rp7,9 triliun, menjadi Rp10,5 triliun, dan pertumbuhan portofolio pembiayaan kendaraan roda empat yang naik 38 persen, dari Rp5,1 triliun pada kuartal I -2012 menjadi Rp7 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
