<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wirausaha Paling Banyak Pinjam Uang &amp; Nabung</title><description>Wirausaha menjadi salah satu nasabah yang paling banyak meminjam uang.  Selain itu, para pengusaha-pengusaha &quot;kecil&quot; ini juga paling rajin  menabung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824213/wirausaha-paling-banyak-pinjam-uang-nabung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824213/wirausaha-paling-banyak-pinjam-uang-nabung"/><item><title>Wirausaha Paling Banyak Pinjam Uang &amp; Nabung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824213/wirausaha-paling-banyak-pinjam-uang-nabung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824213/wirausaha-paling-banyak-pinjam-uang-nabung</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2013 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/19/320/824213/aTeLya3UBt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/19/320/824213/aTeLya3UBt.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wirausaha menjadi salah satu nasabah yang paling banyak meminjam uang. Selain itu, para pengusaha-pengusaha &quot;kecil&quot; ini juga paling rajin menabung.Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi Sadikin&amp;nbsp; saat pidato dalam acara Program Bina Lingkungan-Mandiri Peduli Pendidikan, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (19/6/2013).Budi menilai, semakin banyak pengusaha, maka akan semakin sukses pertukaran uang dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun sayangnya, dari 240 juta penduduk Indonesia, hanya 20 persen mempunyai akses perbankan.&quot;Dari 240 juta penduduk, hanya 40 juta account, agar PDB juga makin meningkat. Industri perbankan harusnya menjadi seperti industri telekomunikaasi. Yang cepat pertumbuhannya. Kalau 240 juta punya akses perbankan semua, Indonesia akan menjadi negara yang kuat untuk ekonomi dunia,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, menjadi seorang wirausaha sangat penting dipukuk sejak mahasiswa. Ini melihat Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang selalu meningkat.&quot;Menjadi wirausaha itu penting, karena PDB Indonesia meningkat ratusan kali, waktu zaman Pak Harto jadi presiden 50 persen PDB dari pemerintah. Sekarang PDB sebesar Rp1.600 triliun berkontribusi oleh pihak swasta, oleh wirausaha swasta,&quot; beber Budi.</description><content:encoded>JAKARTA - Wirausaha menjadi salah satu nasabah yang paling banyak meminjam uang. Selain itu, para pengusaha-pengusaha &quot;kecil&quot; ini juga paling rajin menabung.Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Budi Sadikin&amp;nbsp; saat pidato dalam acara Program Bina Lingkungan-Mandiri Peduli Pendidikan, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (19/6/2013).Budi menilai, semakin banyak pengusaha, maka akan semakin sukses pertukaran uang dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun sayangnya, dari 240 juta penduduk Indonesia, hanya 20 persen mempunyai akses perbankan.&quot;Dari 240 juta penduduk, hanya 40 juta account, agar PDB juga makin meningkat. Industri perbankan harusnya menjadi seperti industri telekomunikaasi. Yang cepat pertumbuhannya. Kalau 240 juta punya akses perbankan semua, Indonesia akan menjadi negara yang kuat untuk ekonomi dunia,&quot; jelasnya.Dia menambahkan, menjadi seorang wirausaha sangat penting dipukuk sejak mahasiswa. Ini melihat Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang selalu meningkat.&quot;Menjadi wirausaha itu penting, karena PDB Indonesia meningkat ratusan kali, waktu zaman Pak Harto jadi presiden 50 persen PDB dari pemerintah. Sekarang PDB sebesar Rp1.600 triliun berkontribusi oleh pihak swasta, oleh wirausaha swasta,&quot; beber Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
