<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Kantor, Jamsostek Gelontorkan Rp7,5 M</title><description>PT Jamsostek (Persero) berencana membangun Kantor wilayah Baru di  Surabaya. Kantor tersebut, membawahi daerah Jawa Timur, Bali dan Nusa  Tenggara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824291/bangun-kantor-jamsostek-gelontorkan-rp7-5-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824291/bangun-kantor-jamsostek-gelontorkan-rp7-5-m"/><item><title>Bangun Kantor, Jamsostek Gelontorkan Rp7,5 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824291/bangun-kantor-jamsostek-gelontorkan-rp7-5-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/19/320/824291/bangun-kantor-jamsostek-gelontorkan-rp7-5-m</guid><pubDate>Rabu 19 Juni 2013 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/19/320/824291/9YqLNHAniD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/19/320/824291/9YqLNHAniD.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Jamsostek (Persero) berencana membangun Kantor wilayah Baru di Surabaya. Kantor tersebut, membawahi daerah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.&quot;Kantor baru kanwil Jamsostek menelan biaya pembangunan sekitar Rp7,5 miliar,&quot; kata Kepala Kantor PT Jamsostek Wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara I Ngurah Suartika pada keterangan tertulis, Surabaya, Rabu (19/6/2013). Ngurah mengatakan, Kanwil Jatimbanusra memiliki 20 kantor cabang dan 11 cabang pembantu. &quot;Perusahaan yang mengikutkan pekerjanya dalam program Jamsostek ada 28.322 perusahaan,&quot; jelasnya.Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf menyatakan, pihaknya siap membantu dalam mendorong pertumbuhan jumlah peserta Jamsostek. &quot;Pekerja menjadi peserta Jamsostek itu menguntungkan semuanya, terutama perusahaan dan pekerjanya,&quot; ucap Syaifullah.Wagub Jatim juga mengaku mendukung Jamsostek dalam program jaminan sosial, terutama untuk pekerja informal, seperti pembantu rumah tangga. Syaifullah mengatakan pertumbuhan jumlah pekerja yang ikut menjadi peserta Jamsostek sangat kecil. Dari 6,7 juta pekerja formal, baru 1,4 juta yang ikut dalam program Jamsostek. &quot;Baru 22 persen pekerja yang ikut dalam program Jamsostek. Ini kecil sekali,&quot; keluh Syaifullah.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Jamsostek (Persero) berencana membangun Kantor wilayah Baru di Surabaya. Kantor tersebut, membawahi daerah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.&quot;Kantor baru kanwil Jamsostek menelan biaya pembangunan sekitar Rp7,5 miliar,&quot; kata Kepala Kantor PT Jamsostek Wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara I Ngurah Suartika pada keterangan tertulis, Surabaya, Rabu (19/6/2013). Ngurah mengatakan, Kanwil Jatimbanusra memiliki 20 kantor cabang dan 11 cabang pembantu. &quot;Perusahaan yang mengikutkan pekerjanya dalam program Jamsostek ada 28.322 perusahaan,&quot; jelasnya.Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf menyatakan, pihaknya siap membantu dalam mendorong pertumbuhan jumlah peserta Jamsostek. &quot;Pekerja menjadi peserta Jamsostek itu menguntungkan semuanya, terutama perusahaan dan pekerjanya,&quot; ucap Syaifullah.Wagub Jatim juga mengaku mendukung Jamsostek dalam program jaminan sosial, terutama untuk pekerja informal, seperti pembantu rumah tangga. Syaifullah mengatakan pertumbuhan jumlah pekerja yang ikut menjadi peserta Jamsostek sangat kecil. Dari 6,7 juta pekerja formal, baru 1,4 juta yang ikut dalam program Jamsostek. &quot;Baru 22 persen pekerja yang ikut dalam program Jamsostek. Ini kecil sekali,&quot; keluh Syaifullah.</content:encoded></item></channel></rss>
