<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Sumbar Imbau Warga Tak Berbondong-bondong ke SPBU</title><description>Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan menjelang pemerintah  menaikkan harga minyak sampai hari ini dan selanjutnya persediaan BBM di Pertamina masih aman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825157/gubernur-sumbar-imbau-warga-tak-berbondong-bondong-ke-spbu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825157/gubernur-sumbar-imbau-warga-tak-berbondong-bondong-ke-spbu"/><item><title>Gubernur Sumbar Imbau Warga Tak Berbondong-bondong ke SPBU</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825157/gubernur-sumbar-imbau-warga-tak-berbondong-bondong-ke-spbu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825157/gubernur-sumbar-imbau-warga-tak-berbondong-bondong-ke-spbu</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2013 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/20/19/825157/iq8D4dOmWn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/20/19/825157/iq8D4dOmWn.jpg</image><title>Foto: Dok Okezone.com</title></images><description> 
PADANG&amp;nbsp; - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan menjelang pemerintah menaikkan harga minyak sampai hari ini dan selanjutnya persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM)di Pertamina masih aman.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menjelang kenaikan BBM ini kita dari pemerintah provinsi sudah melakukan beberapa langkah-langkah untuk mengatasi dampaknya. Langkah pertama adalah memantau SPBU yang di daerah kita,&amp;rdquo; ungkapnya saat melakukan pemantauan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Kamis (20/6/2013).
&amp;nbsp;
Dari hasil pantauan itu, kata Irwan, hari ini tidak ada antrean yang signifikan. Ia meminta kepada masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke SPBU sebab kebutuhan di Sumbar dari Pertamina masih cukup.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pertamina sudah menyiapkan BBM bersubsidi untuk melayani kebutuhan masyarakat, kita juga meminta masyarakat tidak perlu membeli BBM berlebihan apalagi melakukan penimbunan, nanti berperkara dengan hukum,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Saat ini ada 103 SPBU di Sumatera Barat nanti menjelang kenaikan BBM ini akan dikawal ketat oleh aparat kepolisian, pemerintah juga meminta SPBU untuk membuka 24 jam. &amp;ldquo;Langkah kedua adalah pemerintah menyediakan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ini untuk mengendalikan dampak kenaikan BBM,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Selain itu kata Irwan, menjelang kenaikan BBM ini harga kebutuhan pokok saat ini masih cukup, laporan dari asosiasi pedagang ketersediaan sembako di pasar masih cukup. &amp;ldquo;Untuk itu masyarakat tidak perlu juga membeli kebutuhan pokok ini berlebihan sebab kebutuhan pokok ini masih normal,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dia juga mengatakan, pemerintah provinsi sudah menyiapkan tim ekonomi untuk memantau harga kebutuhan di pasar yang naik. Kalau semua datanya sudah siap maka yang dilakukan pemerintah selanjutnya melaksanakan operasi pasar. &amp;ldquo;Tentu operasi pasar yang dilakukan adalah mengantisipasi kebutuhan bahan pokok harganya melonjak tinggi,&amp;rdquo; ujar dia.
&amp;nbsp;
Sementara Marketing Branch Manager Pertamina Sumbar Riau, Freddy Anwar mengatakan masyarakat tidak usah khawatir. &amp;ldquo;Saat ini kuota untuk Sumbar aman mulai dari solar, bensin dan minyak tanah semuanya tercukupi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Sementara Wakapolda Sumbar, Kombes Pol Syamsul Hidayat mengatakan, jika ada masyarakat yang membeli minyak di SPBU pakai jeriken laporkan kepada kepolisian terdekat. &amp;ldquo;Saat ini kita siapkan pengamanan di SPBU satu SPBU kita siapkan dua sampai tiga orang ini dilihat dari aspek kerawanan,&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded> 
PADANG&amp;nbsp; - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan menjelang pemerintah menaikkan harga minyak sampai hari ini dan selanjutnya persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM)di Pertamina masih aman.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menjelang kenaikan BBM ini kita dari pemerintah provinsi sudah melakukan beberapa langkah-langkah untuk mengatasi dampaknya. Langkah pertama adalah memantau SPBU yang di daerah kita,&amp;rdquo; ungkapnya saat melakukan pemantauan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Kamis (20/6/2013).
&amp;nbsp;
Dari hasil pantauan itu, kata Irwan, hari ini tidak ada antrean yang signifikan. Ia meminta kepada masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke SPBU sebab kebutuhan di Sumbar dari Pertamina masih cukup.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pertamina sudah menyiapkan BBM bersubsidi untuk melayani kebutuhan masyarakat, kita juga meminta masyarakat tidak perlu membeli BBM berlebihan apalagi melakukan penimbunan, nanti berperkara dengan hukum,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Saat ini ada 103 SPBU di Sumatera Barat nanti menjelang kenaikan BBM ini akan dikawal ketat oleh aparat kepolisian, pemerintah juga meminta SPBU untuk membuka 24 jam. &amp;ldquo;Langkah kedua adalah pemerintah menyediakan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ini untuk mengendalikan dampak kenaikan BBM,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Selain itu kata Irwan, menjelang kenaikan BBM ini harga kebutuhan pokok saat ini masih cukup, laporan dari asosiasi pedagang ketersediaan sembako di pasar masih cukup. &amp;ldquo;Untuk itu masyarakat tidak perlu juga membeli kebutuhan pokok ini berlebihan sebab kebutuhan pokok ini masih normal,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dia juga mengatakan, pemerintah provinsi sudah menyiapkan tim ekonomi untuk memantau harga kebutuhan di pasar yang naik. Kalau semua datanya sudah siap maka yang dilakukan pemerintah selanjutnya melaksanakan operasi pasar. &amp;ldquo;Tentu operasi pasar yang dilakukan adalah mengantisipasi kebutuhan bahan pokok harganya melonjak tinggi,&amp;rdquo; ujar dia.
&amp;nbsp;
Sementara Marketing Branch Manager Pertamina Sumbar Riau, Freddy Anwar mengatakan masyarakat tidak usah khawatir. &amp;ldquo;Saat ini kuota untuk Sumbar aman mulai dari solar, bensin dan minyak tanah semuanya tercukupi,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Sementara Wakapolda Sumbar, Kombes Pol Syamsul Hidayat mengatakan, jika ada masyarakat yang membeli minyak di SPBU pakai jeriken laporkan kepada kepolisian terdekat. &amp;ldquo;Saat ini kita siapkan pengamanan di SPBU satu SPBU kita siapkan dua sampai tiga orang ini dilihat dari aspek kerawanan,&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
