<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gubernur Sumbar Jamin Ketersediaan BBM &amp; Pangan</title><description>Masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke SPBU sebab kebutuhan di  Sumbar dari Pertamina masih cukup.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825184/gubernur-sumbar-jamin-ketersediaan-bbm-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825184/gubernur-sumbar-jamin-ketersediaan-bbm-pangan"/><item><title> Gubernur Sumbar Jamin Ketersediaan BBM &amp; Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825184/gubernur-sumbar-jamin-ketersediaan-bbm-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/20/19/825184/gubernur-sumbar-jamin-ketersediaan-bbm-pangan</guid><pubDate>Kamis 20 Juni 2013 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/20/19/825184/A0H7ILoVKO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/20/19/825184/A0H7ILoVKO.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi persediaan BBM di wilayah Sumatera Barat masih aman untuk beberapa hari ke depan.&quot;Menjelang kenaikan BBM ini kita dari pemerintah provinsi sudah melakukan beberapa langkah-langkah untuk mengatasi dampaknya, langkah pertama adalah memantau SPBU yang di daerah kita,&quot; ungkapnya saat melakukan pemantauan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Kamis (20/6/2013).Dari hasil pantauan tersebut, tidak ada antrean yang signifikan. Karenanya, dia meminta kepada masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke SPBU sebab kebutuhan di Sumbar dari Pertamina masih cukup.&quot;Pertamina sudah menyiapkan BBM bersubsidi untuk melayani kebutuhan masyarakat, kita juga meminta masyarakat tidak perlu membeli BBM berlebihan apalagi melakukan penimbunan, nanti perkara dengan hukum,&quot; katanya.Saat ini, 103 SPBU di Sumatera Barat akan dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Pemerintah juga meminta SPBU untuk membuka 24 jam. &quot;Langkah kedua adalah pemerintah menyediakan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ini untuk mengendalikan dampak kenaikan BBM,&quot; tambahnya.Selain itu, menjelang kenaikan BBM ini harga kebutuhan pokok saat ini masih cukup stabil. Dia mengatakan, laporan dari asosiasi pedagang ketersediaan sembako di pasar masih cukup. &quot;Untuk itu masyarakat tidak perlu juga membeli kebutuhan pokok ini berlebihan sebab kebutuhan pokok ini masih normal,&quot; ujarnya.Menurutnya, pemerintah provinsi sudah menyiapkan tim ekonomi untuk memantau harga kebutuhan di pasar yang naik. Kalau semua datanya sudah siap maka yang dilakukan pemerintah selanjutnya melaksanakan operasi pasar. &quot;Tentu operasi pasar yang dilakukan adalah mengantisipasi kebutuhan bahan pokok harganya melonjak tinggi,&quot; jelas dia.</description><content:encoded>PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi persediaan BBM di wilayah Sumatera Barat masih aman untuk beberapa hari ke depan.&quot;Menjelang kenaikan BBM ini kita dari pemerintah provinsi sudah melakukan beberapa langkah-langkah untuk mengatasi dampaknya, langkah pertama adalah memantau SPBU yang di daerah kita,&quot; ungkapnya saat melakukan pemantauan di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Kamis (20/6/2013).Dari hasil pantauan tersebut, tidak ada antrean yang signifikan. Karenanya, dia meminta kepada masyarakat tidak perlu berbondong-bondong ke SPBU sebab kebutuhan di Sumbar dari Pertamina masih cukup.&quot;Pertamina sudah menyiapkan BBM bersubsidi untuk melayani kebutuhan masyarakat, kita juga meminta masyarakat tidak perlu membeli BBM berlebihan apalagi melakukan penimbunan, nanti perkara dengan hukum,&quot; katanya.Saat ini, 103 SPBU di Sumatera Barat akan dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Pemerintah juga meminta SPBU untuk membuka 24 jam. &quot;Langkah kedua adalah pemerintah menyediakan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ini untuk mengendalikan dampak kenaikan BBM,&quot; tambahnya.Selain itu, menjelang kenaikan BBM ini harga kebutuhan pokok saat ini masih cukup stabil. Dia mengatakan, laporan dari asosiasi pedagang ketersediaan sembako di pasar masih cukup. &quot;Untuk itu masyarakat tidak perlu juga membeli kebutuhan pokok ini berlebihan sebab kebutuhan pokok ini masih normal,&quot; ujarnya.Menurutnya, pemerintah provinsi sudah menyiapkan tim ekonomi untuk memantau harga kebutuhan di pasar yang naik. Kalau semua datanya sudah siap maka yang dilakukan pemerintah selanjutnya melaksanakan operasi pasar. &quot;Tentu operasi pasar yang dilakukan adalah mengantisipasi kebutuhan bahan pokok harganya melonjak tinggi,&quot; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
