<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bolak-balik Isi BBM, Awas Ditangkap!</title><description>Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah  terjadi peningkatan pembelian BBM subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825426/bolak-balik-isi-bbm-awas-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825426/bolak-balik-isi-bbm-awas-ditangkap"/><item><title>Bolak-balik Isi BBM, Awas Ditangkap!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825426/bolak-balik-isi-bbm-awas-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825426/bolak-balik-isi-bbm-awas-ditangkap</guid><pubDate>Jum'at 21 Juni 2013 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/21/19/825426/f5jz4tmHlb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/21/19/825426/f5jz4tmHlb.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah terjadi peningkatan pembelian BBM subsidi. Akibatnya, terjadi antrean di SPBU menjelang kenaikan BBM bersubsidi.&quot;Hal ini merupakan sudah tren menjelang kenaikan harga, terjadi rush. Konsumsi meningkat, karena panik,&quot; ungkap Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Suswoutomo kepada wartawan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (21/6/2013). Susilo menegaskan, apabila ada kendaraan yang membeli BBM bersubsidi di batas kewajaran, akan ditindaklanjuti. Pasalnya, saat ini Pertamina sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI. &quot;Kalau ada yang beli BBM, terus tuang ke tangki, bolak balik lagi ke SPBU beli BBM. Itu yang harus ditangkap,&quot; katanya.Lanjut Susilo mengungkapkan, untuk kuota BBM subsidi dipastikan aman, kendati adanya lonjakan pembelian BBM subsidi. &quot;Untuk kuota masih jauhlah, masih untuk enam sampai tujuh bulan dari sekarang,&quot; katanya.Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengakui menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi selalu terjadi antrean pembelian BBM subsidi di SPBU.Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan menjelang kenaikan BBM subsidi biasanya terjadi rush, saat pemerintah secara resmi diumumkan, biasanya langsung ada antrean di SPBU.</description><content:encoded>JAKARTA - Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah terjadi peningkatan pembelian BBM subsidi. Akibatnya, terjadi antrean di SPBU menjelang kenaikan BBM bersubsidi.&quot;Hal ini merupakan sudah tren menjelang kenaikan harga, terjadi rush. Konsumsi meningkat, karena panik,&quot; ungkap Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Suswoutomo kepada wartawan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (21/6/2013). Susilo menegaskan, apabila ada kendaraan yang membeli BBM bersubsidi di batas kewajaran, akan ditindaklanjuti. Pasalnya, saat ini Pertamina sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI. &quot;Kalau ada yang beli BBM, terus tuang ke tangki, bolak balik lagi ke SPBU beli BBM. Itu yang harus ditangkap,&quot; katanya.Lanjut Susilo mengungkapkan, untuk kuota BBM subsidi dipastikan aman, kendati adanya lonjakan pembelian BBM subsidi. &quot;Untuk kuota masih jauhlah, masih untuk enam sampai tujuh bulan dari sekarang,&quot; katanya.Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengakui menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi selalu terjadi antrean pembelian BBM subsidi di SPBU.Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan menjelang kenaikan BBM subsidi biasanya terjadi rush, saat pemerintah secara resmi diumumkan, biasanya langsung ada antrean di SPBU.</content:encoded></item></channel></rss>
