<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hatta : Jika BBM Tak Naik, Defisit Capai Rp300 T</title><description> Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM mulai 22 Juni 2013,  pukul 00.00 WIB. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi kenaikan harga  BBM? &amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825858/hatta-jika-bbm-tak-naik-defisit-capai-rp300-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825858/hatta-jika-bbm-tak-naik-defisit-capai-rp300-t"/><item><title>Hatta : Jika BBM Tak Naik, Defisit Capai Rp300 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825858/hatta-jika-bbm-tak-naik-defisit-capai-rp300-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/21/19/825858/hatta-jika-bbm-tak-naik-defisit-capai-rp300-t</guid><pubDate>Jum'at 21 Juni 2013 23:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/21/19/825858/0IqFUaq7OR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (Foto: Dok Okezone).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/21/19/825858/0IqFUaq7OR.jpg</image><title>Menko Perekonomian Hatta Rajasa. (Foto: Dok Okezone).</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM mulai 22 Juni 2013, pukul 00.00 WIB. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi kenaikan harga BBM? &amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, krisis global yang dirasakan memberikan dampaknya terhadap perekonomian. Yakni, berakibat terhadap penurunan penerimaan negara, meningkatnya harga minyak dunia, dan membengkaknya subsidi BBM.
&amp;nbsp;
Di sisi lain pemerintah telah mengalkulasikan kenaikan harga minyak mentah dunia ini berpotensi membuat defisit anggaran hingga Rp300 triliun atau tiga persen.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu tidak dibenarkan oleh undang-undang. Besarnya subsidi BBM ini berpotensi akan membengkak, lebih dari 70 persen tidak tepat sasaran, kita perlu mengambil penyesuaian,&amp;rdquo; terang Hatta didampingi 23 Menteri dan Pemimpin Lembaga.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, lanjut Hatta, pemerintah menyadari akan menimbulkan inflasi dan penurunan daya beli masyarakat. Ini adalah pilihan yang amat sulit yang diambil oleh pemerintah,&amp;rdquo; tegas Hatta.
&amp;nbsp;
Namun kenaikan harga BBM ini akan dibarengi dengan program percepatan perluasan perlindungan sosial dan program program khusus lainnya, agar dapat melindungi masyarakat.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM mulai 22 Juni 2013, pukul 00.00 WIB. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi kenaikan harga BBM? &amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, krisis global yang dirasakan memberikan dampaknya terhadap perekonomian. Yakni, berakibat terhadap penurunan penerimaan negara, meningkatnya harga minyak dunia, dan membengkaknya subsidi BBM.
&amp;nbsp;
Di sisi lain pemerintah telah mengalkulasikan kenaikan harga minyak mentah dunia ini berpotensi membuat defisit anggaran hingga Rp300 triliun atau tiga persen.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Itu tidak dibenarkan oleh undang-undang. Besarnya subsidi BBM ini berpotensi akan membengkak, lebih dari 70 persen tidak tepat sasaran, kita perlu mengambil penyesuaian,&amp;rdquo; terang Hatta didampingi 23 Menteri dan Pemimpin Lembaga.
&amp;nbsp;
Kendati demikian, lanjut Hatta, pemerintah menyadari akan menimbulkan inflasi dan penurunan daya beli masyarakat. Ini adalah pilihan yang amat sulit yang diambil oleh pemerintah,&amp;rdquo; tegas Hatta.
&amp;nbsp;
Namun kenaikan harga BBM ini akan dibarengi dengan program percepatan perluasan perlindungan sosial dan program program khusus lainnya, agar dapat melindungi masyarakat.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
