<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Steel Pipe Targetkan Penjualan Rp3,8 T</title><description>Produsen Pipa baja PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (Spindo)  menargetkan penjualan sepanjang 2013 sebesar Rp3,8 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/25/278/827337/steel-pipe-targetkan-penjualan-rp3-8-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/25/278/827337/steel-pipe-targetkan-penjualan-rp3-8-t"/><item><title>Steel Pipe Targetkan Penjualan Rp3,8 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/25/278/827337/steel-pipe-targetkan-penjualan-rp3-8-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/25/278/827337/steel-pipe-targetkan-penjualan-rp3-8-t</guid><pubDate>Selasa 25 Juni 2013 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Mirayanti Hutauruk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/25/278/827337/cyjmkYhakh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/25/278/827337/cyjmkYhakh.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Produsen Pipa baja PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (Spindo) menargetkan penjualan sepanjang 2013 sebesar Rp3,8 triliun. Penjualan ini optimistis tercapai lantaran adanya kerja sama dengan Perusahan Gas Negara (PGN).Wakil Direktur Utama Spindo Tedja Sukmana mengatakan, target tersebut akan dapat dicapai sepanjang 2013 karena Steel Pipe telah memiliki proyek kerja sama dengan PGN Jawa Barat sebesar USD36 juta, dan Pelabuhan Tandjung Emas Semarang sebesar Rp64 miliar.&amp;ldquo;Total proyek ada sekitar Rp700 miliar yang&amp;nbsp; sudah di tangan tapi belum semua&amp;nbsp; terealisasi,&amp;rdquo; ungkap Tedja di Ritz Carlton Pasifik Place, Jakarta, Selasa (25/6/2013).Tedja mengatakan, dengan target penjualan sebesar Rp3,8 triliun tersebut maka akan dapat meningkatkan kapasitas produksi sebesar 400 ribu ton pipa baja sepanjang 2013. Target tersebut meningkat dari produksi 2012 sekitar 330 ribu ton. &quot;Tahun target kapasitas produksi naik menjadi sekitar 400 ribu ton tahun ini seiring dengan demand yang meningkat,&quot; katanya Untuk pangsa pasar sendiri, Tedja mengatakan, perseroan lebih menargetkan pada sektor konstruksi dan infrastruktur sebagai tujuan produksi mereka. &amp;ldquo;Kita offshore tidak ada, tapi lebih ke onshore dan mayoritas proyek kita di dominasi konstruksi, infrastruktur dan pipa gas,&amp;rdquo; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Produsen Pipa baja PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (Spindo) menargetkan penjualan sepanjang 2013 sebesar Rp3,8 triliun. Penjualan ini optimistis tercapai lantaran adanya kerja sama dengan Perusahan Gas Negara (PGN).Wakil Direktur Utama Spindo Tedja Sukmana mengatakan, target tersebut akan dapat dicapai sepanjang 2013 karena Steel Pipe telah memiliki proyek kerja sama dengan PGN Jawa Barat sebesar USD36 juta, dan Pelabuhan Tandjung Emas Semarang sebesar Rp64 miliar.&amp;ldquo;Total proyek ada sekitar Rp700 miliar yang&amp;nbsp; sudah di tangan tapi belum semua&amp;nbsp; terealisasi,&amp;rdquo; ungkap Tedja di Ritz Carlton Pasifik Place, Jakarta, Selasa (25/6/2013).Tedja mengatakan, dengan target penjualan sebesar Rp3,8 triliun tersebut maka akan dapat meningkatkan kapasitas produksi sebesar 400 ribu ton pipa baja sepanjang 2013. Target tersebut meningkat dari produksi 2012 sekitar 330 ribu ton. &quot;Tahun target kapasitas produksi naik menjadi sekitar 400 ribu ton tahun ini seiring dengan demand yang meningkat,&quot; katanya Untuk pangsa pasar sendiri, Tedja mengatakan, perseroan lebih menargetkan pada sektor konstruksi dan infrastruktur sebagai tujuan produksi mereka. &amp;ldquo;Kita offshore tidak ada, tapi lebih ke onshore dan mayoritas proyek kita di dominasi konstruksi, infrastruktur dan pipa gas,&amp;rdquo; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
