<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transportasi Publik Sokong Pertumbuhan Ekonomi</title><description>Permasalahan transportasi publik dan konektivitas pengembangan antar  wilayah harus diselesaikan dengan cara bahu membahu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/27/320/828475/transportasi-publik-sokong-pertumbuhan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2013/06/27/320/828475/transportasi-publik-sokong-pertumbuhan-ekonomi"/><item><title>Transportasi Publik Sokong Pertumbuhan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2013/06/27/320/828475/transportasi-publik-sokong-pertumbuhan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2013/06/27/320/828475/transportasi-publik-sokong-pertumbuhan-ekonomi</guid><pubDate>Kamis 27 Juni 2013 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/27/320/828475/hpe5uKtyTx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/27/320/828475/hpe5uKtyTx.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>PALEMBANG - Permasalahan transportasi publik dan konektivitas pengembangan antar wilayah harus diselesaikan dengan cara bahu membahu. Karenanya, keterlibatan Kementerian Lembaga (K/L) terkait sangat diperlukan.&quot;Sudah saatnya kemampuan dan kematangan yang dipunyai saat ini, bahu membahu dalam mendukung pembangunan bangsa. Ada beberapa hal kunci pembangunan mengenai transportasi publik,&quot; ungkap Deputi Bidang Infrastruktur &amp;amp; Pengembangan Wilayah Menko Perekonomian Luky Eko Wuryanto di Hotel Jayakarta, Palembang (27/6/2013).Luky menjelaskan, peran transportasi publik sangat pentingnya dalam menjaga ekonomi Indonesia. Menurutnya, bila tidak ada transportasi publik, maka ekonomi Indonesia tidak akan mencapai 6 persen.&quot;Tentunya daya saing di level negara dan daerah, betapa penting, karena memang mempunyai dua faktor, yakni efisien dan faktor perusahaan itu bisa bersaing, serta tepat waktu dan harga,&quot; tuturnya.&quot;Begitu produksi sudah selesai, dan diangkut ke tempat lain. Ini pentingnya transportasi, biaya logistik itu yang lebih efisien,&quot; tambah dia.Menurut dia, transportasi publik juga sangat berpengaruh pada logistik, yang memilik banyak komponen lain tidak hanya barang tetapi juga orang. Dia mengatakan, transportasi publik bisa saja digabungkan dengan energi.&quot;Energi yang dihasilkan di Pulau Sumatera, di Pulau Bali bisa dipakai. Apalagi kita bicara membangun transportasi publik harusnya memberikan pelayanan yang baik,&quot; katanya.Luky Eko melanjutkan, saat ini penduduk Indonesia masih terus berkembang, dan semakin makmur pastinya membutuhkan transportasi publik yang melayani dengan maksimal.&quot;Nah inilah golongan yang menyebar, membutuhkan pelayanan, kebutuhan ekonomi. Bahkan lebih cepat adanya kebijakan untuk aktivitas menggunakan tanah di luar Pulau Jawa. Karena dari keseimbangan air sudah negatif,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>PALEMBANG - Permasalahan transportasi publik dan konektivitas pengembangan antar wilayah harus diselesaikan dengan cara bahu membahu. Karenanya, keterlibatan Kementerian Lembaga (K/L) terkait sangat diperlukan.&quot;Sudah saatnya kemampuan dan kematangan yang dipunyai saat ini, bahu membahu dalam mendukung pembangunan bangsa. Ada beberapa hal kunci pembangunan mengenai transportasi publik,&quot; ungkap Deputi Bidang Infrastruktur &amp;amp; Pengembangan Wilayah Menko Perekonomian Luky Eko Wuryanto di Hotel Jayakarta, Palembang (27/6/2013).Luky menjelaskan, peran transportasi publik sangat pentingnya dalam menjaga ekonomi Indonesia. Menurutnya, bila tidak ada transportasi publik, maka ekonomi Indonesia tidak akan mencapai 6 persen.&quot;Tentunya daya saing di level negara dan daerah, betapa penting, karena memang mempunyai dua faktor, yakni efisien dan faktor perusahaan itu bisa bersaing, serta tepat waktu dan harga,&quot; tuturnya.&quot;Begitu produksi sudah selesai, dan diangkut ke tempat lain. Ini pentingnya transportasi, biaya logistik itu yang lebih efisien,&quot; tambah dia.Menurut dia, transportasi publik juga sangat berpengaruh pada logistik, yang memilik banyak komponen lain tidak hanya barang tetapi juga orang. Dia mengatakan, transportasi publik bisa saja digabungkan dengan energi.&quot;Energi yang dihasilkan di Pulau Sumatera, di Pulau Bali bisa dipakai. Apalagi kita bicara membangun transportasi publik harusnya memberikan pelayanan yang baik,&quot; katanya.Luky Eko melanjutkan, saat ini penduduk Indonesia masih terus berkembang, dan semakin makmur pastinya membutuhkan transportasi publik yang melayani dengan maksimal.&quot;Nah inilah golongan yang menyebar, membutuhkan pelayanan, kebutuhan ekonomi. Bahkan lebih cepat adanya kebijakan untuk aktivitas menggunakan tanah di luar Pulau Jawa. Karena dari keseimbangan air sudah negatif,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
